Advertisement
Jakarta (Pikiran Lampung) - Nama mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), kembali menggema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, setelah Skuad Garuda ditahan Malaysia 0-0 pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) malam.
Teriakan “Shin Tae-yong” terdengar dari sejumlah tribun sesaat setelah wasit meniup peluit panjang. Seruan tersebut muncul di tengah kekecewaan suporter setelah Indonesia gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.
Teriakan nama Shin Tae-yong tidak lepas dari perbandingan sebagian suporter dengan periode ketika pelatih asal Korea Selatan tersebut menangani Timnas Indonesia. Pada Piala AFF 2020 yang digelar pada 2021, Indonesia pernah mengalahkan Malaysia dengan skor 4-1 pada fase grup di Stadion Nasional, Singapura.
Momen tersebut menjadi perhatian karena kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, yang sedang menjalani wawancara di pinggir lapangan ikut mendengar teriakan tersebut.
Kevin kemudian menunjukkan respons kecewa. Bek Borussia Mönchengladbach itu menilai teriakan tersebut tidak tepat, terutama setelah para pemain berjuang keras menghadapi Malaysia dalam kondisi sulit.
“Menurut saya ini tidak benar. Ini tidak benar,” kata Kevin Diks seusai pertandingan.
Menurut Kevin, para pemain dan pelatih John Herdman telah berusaha maksimal untuk mempertahankan hasil pertandingan. Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah usai wasit meninjau tayangan VAR.
“Menurut saya ini tidak baik buat para pemain, tidak baik buat pelatih. Kami mencoba berjuang dengan 10 pemain, itu sangat sulit. Dan saya kecewa dengan ini. Buat saya ini tidak benar. Ini mengecewakan,” ujarnya.
Indonesia memang menghadapi situasi sulit sejak pertengahan babak pertama. Setelah kehilangan Thom Haye, Skuad Garuda lebih banyak bertahan menghadapi tekanan Malaysia hingga pertandingan berakhir.
Meski bermain dengan 10 pemain, Indonesia mampu mempertahankan gawangnya dari kebobolan dan mengamankan satu poin. Hasil tersebut membuat laga berakhir tanpa gol sekaligus menjaga Indonesia tetap berada dalam persaingan Grup A.
Teriakan STY di Tengah Kekecewaan Suporter
Munculnya nama Shin Tae-yong di tribune GBK menjadi sorotan karena pelatih asal Korea Selatan tersebut pernah menangani Timnas Indonesia sebelum posisinya kini ditempati John Herdman.
Teriakan tersebut muncul setelah Indonesia hanya bermain imbang melawan Malaysia. Sejumlah laporan media menyebut seruan itu menjadi bentuk respons sebagian suporter terhadap penampilan dan hasil yang diraih Skuad Garuda.
Sebelumnya, STY membawa Indonesia melewati sejumlah pencapaian, termasuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Catatan tersebut turut menjadi latar belakang munculnya perbandingan dari sebagian suporter.
Namun, bagi Kevin Diks, para pemain saat ini tetap membutuhkan dukungan, terlebih ketika mereka harus berjuang dalam situasi sulit.
“10 orang itu sulit di sepak bola. Saya tak tahu berapa lama kami main dengan 10 orang, 60 menit mungkin? Berjuang dengan 10 orang, sulit sekali,” tutur Kevin.
Pelatih John Herdman juga meminta suporter tetap memberikan dukungan kepada para pemain setelah hasil imbang tersebut. Ia mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu bertahan hingga laga berakhir meski bermain dengan 10 pemain.
Dengan hasil tersebut, perhatian kini tertuju pada laga berikutnya. Indonesia masih harus menjalani pertandingan terakhir fase grup untuk menentukan posisi akhir di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.(*)