lisensi

Sabtu, 26 September 2026, September 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-27T01:39:32Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Hadiri Kemah Bhakti Satya Linmas, Perkuat Sinergi Perlindungan Masyarakat

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan menghadiri kegiatan Kemah Bhakti Satya Linmas yang digelar di Lapangan Kepayang, Bumi Perkemahan Pramuka, Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026).


Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa rasa aman merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan daerah.


Menurut Gubernur Mirza, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan optimal apabila masyarakat masih hidup dalam kekhawatiran. Kondisi keamanan dan ketertiban menjadi bagian penting agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat berkembang.


“Tidak ada pembangunan tanpa keamanan. Tidak ada investasi tanpa ketertiban. Tidak ada desa, kampung, kelurahan yang berkembang kalau masyarakatnya hidup dalam rasa khawatir,” ujar Gubernur Mirza.


Ia menilai Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat. Anggota Satlinmas menjadi salah satu unsur yang dapat mengetahui lebih awal persoalan di lingkungan sekaligus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.



“Saudara-saudara yang ada di hadapan saya ini ialah yang pertama mengetahui ketika ada persoalan, yang pertama hadir ketika ada bencana, yang pertama hadir agar kehidupan desa tetap berjalan baik,” katanya.


Gubernur menjelaskan, tugas Satlinmas saat ini tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan. Mengacu pada Permendagri Nomor 11 Tahun 2023, Satlinmas juga memiliki peran dalam pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.


Anggota Satlinmas diharapkan mampu membantu menenangkan masyarakat ketika terjadi persoalan, memberikan perlindungan saat terdapat ancaman, serta membantu penanganan ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan kerja bersama.


Karena itu, Gubernur menilai Kemah Bhakti Satya Linmas bukan sekadar kegiatan berkumpul. Momentum tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan disiplin, kapasitas, solidaritas, serta kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.


“Di sinilah kita akan membangun disiplin, membangun kapasitas, membangun solidaritas, dan memperkuat kesiapsiagaan. Sebab tantangan ke depan tidak semakin ringan, maka kita harus terus bersiap dan memantapkan diri,” ujarnya.



Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Mirza juga mengukuhkan kepengurusan DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kota Bandar Lampung, DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung, serta DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kota Bandar Lampung.


Pengukuhan ditandai dengan penyematan pin dan penyerahan bendera pataka kepada Ketua Aslinmas Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.


Gubernur menegaskan, pengukuhan organisasi tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat untuk memperbarui komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta membantu penguatan desa dan kelurahan.


“Bukan sekadar seremoni, bukan hanya memasang pin atau menyerahkan pataka, tapi hari ini kita memperbarui komitmen bahwa setelah pulang dari tempat ini, ada amanah yang harus dijaga, ada masyarakat yang harus kita layani,” tegasnya.(salsabila)