Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Masjid Raya Al-Bakrie Lampung akan menjadi lokasi pelaksanaan Tabligh Akbar 1448 Hijriah Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Lampung, Ahad 6 September 2026 mendatang, bertepatan dengan 24 Rabiul Awwal 1448 H.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dengan mengangkat tema “Dengan Meneladani Rasulullah Kita Wujudkan Persatuan Umat untuk Pembelaan Palestina dan Pembebasan Masjidil Aqsha.”
Sejumlah tokoh akan hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Imaamul Muslimin Dr. (Cand.) KH. Yakhsyallah Mansur, MA; Ketua LBIPI Pusat KH. Abul Hidayat Saerodji; serta Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Way Halim, Drs. KH. Basyaruddin Maisir, A.M.
Panitia juga mengimbau jamaah yang hadir untuk mengenakan atribut muslim dan muslimah bernuansa Palestina sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Pelaksanaan Tabligh Akbar ini sekaligus memperkuat peran Masjid Raya Al-Bakrie Lampung sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai wadah kebersamaan, persaudaraan, serta pengembangan berbagai aktivitas positif yang selaras dengan nilai-nilai luhur kebudayaan Lampung.
Masjid Raya Al-Bakrie berdiri di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 10.240 meter persegi. Bangunan masjid terdiri atas lantai dasar seluas 4.224 meter persegi, mezanin 1.024 meter persegi, serta basement seluas 4.480 meter persegi.
Dengan kapasitas mencapai 12.000 jamaah, masjid tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya ruang tunggu VIP, ruang imam, ruang kontrol, dan ruang muazin.
Tidak hanya menjadi tempat ibadah, kawasan Masjid Raya Al-Bakrie juga memiliki ballroom serbaguna seluas 1.500 meter persegi dengan kapasitas hingga 1.200 orang. Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti resepsi pernikahan, gathering, kegiatan keagamaan, hingga sebagai ruang tambahan untuk salat.
Fasilitas lainnya meliputi kantor pengelola, ruang rapat, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), perpustakaan, penitipan barang untuk jamaah pria dan wanita, serta ruang jenazah.
Kawasan masjid juga dilengkapi 80 kios UMKM, taman kota, dan taman bermain anak. Keberadaan berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadikan Masjid Raya Al-Bakrie sebagai salah satu ruang bersama masyarakat yang mendukung aktivitas keagamaan, sosial, ekonomi, dan kebudayaan di Lampung.
Melalui pelaksanaan Tabligh Akbar 1448 H tersebut, Masjid Raya Al-Bakrie diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya umat untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persatuan, kepedulian sosial, dan solidaritas terhadap persoalan kemanusiaan, termasuk isu Palestina.
(Salsabila)