Advertisement
LAMPUNG TIMUR (Pikiran Lampung)— Suasana haru menyelimuti kediaman Mbah Mujari (80), warga Dusun 2, Desa Tegal Ombo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (4/9/2026).
Tangis haru pecah saat Mbah Mujari menyambut kedatangan Kapolsek Way Bungur Iptu Rismawati yang didampingi Kanit Patroli Aiptu Nobon Rudianto dan Bhabinkamtibmas Aiptu Bambang Irawan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial rutin Polsek Way Bungur melalui program Jumat Berkah. Kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban warga kurang mampu di wilayah hukum Polsek Way Bungur.
Bantuan yang diberikan merupakan hasil kepedulian personel Polsek Way Bungur yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kapolsek Way Bungur Iptu Rismawati mengaku turut larut dalam suasana haru ketika kedatangannya disambut tangisan Mbah Mujari.
"Saya ikut larut dalam kesedihan sekaligus kebahagiaan saat kami disambut dengan tangisan. Meski nilai bantuan ini tak seberapa, ternyata kehadiran dan perhatian kami sangat berarti bagi beliau. Saya pun bersyukur dapat berbagi dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan," ujar Rismawati.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan dengan warga serta memberikan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan.
"Ini adalah wujud nyata kepedulian kami. Polri hadir di tengah masyarakat, memberi rasa aman sekaligus mengulurkan tangan kebaikan bagi siapa saja yang membutuhkan," tegasnya.
Sementara itu, Mbah Mujari tak kuasa menahan tangis saat menerima bantuan tersebut. Dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Polsek Way Bungur.
"Terima kasih Ibu Kapolsek telah berkenan singgah dan peduli kepada kami yang sederhana ini. Semoga Ibu dan bapak sekalian senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dilancarkan segala rezeki, serta dipermudah dalam menjalankan tugas dan urusan sehari-hari," ungkap Mbah Mujari.
Pertemuan sederhana tersebut menjadi momen penuh makna sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga diwujudkan dengan kepedulian dan aksi sosial. (Fauzi)
