lisensi

Jumat, 16 Oktober 2026, Oktober 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-16T15:53:15Z
.Kodim 0410/KBLHukum

Buka Akses Dua Kampung, Personil TNI Kodim 0410 KBL Bangun Jembatan Gantung di TBB

Advertisement



Bandarlampung (Pikiran Lampung)– Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI, khususnya para Babinsa di wilayah Kodim 0410/KBL. Melalui program pembangunan Jembatan Perintis Gantung, para Babinsa tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga turun langsung membantu masyarakat mengatasi kesulitan akses transportasi di dua kampung di Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB) Kota Bandar Lampung.


Berdasarkan laporan harian yang diterima dari Koramil 410-03/TBU, kegiatan pembangunan jembatan perintis ini telah memasuki tahap VII atau H+37 sejak ground breaking pada Rabu, 9 September 2026. Hingga Jumat, 16 Oktober 2026, progres pembangunan di dua titik lokasi terus menunjukkan perkembangan signifikan.


Di lokasi pertama, Kampung Kihung RT 08, Kelurahan Sukarame II, pembangunan Jembatan Perintis Gantung dengan panjang 70 meter dan lebar 1,5 meter ini menjadi harapan baru bagi warga. Jembatan ini dirancang sebagai penghubung antara Kampung Kihung dan Kampung Impres, Kelurahan Batu Putuk.



Pekerjaan yang dilakukan pada tahap ini meliputi pembersihan lokasi, pembongkaran jembatan lama, penggalian pondasi, pemotongan dan perakitan besi, hingga pengecoran bekisting dan angkur blok kabel. Meski cuaca di pagi, siang, dan sore hari dilaporkan cerah, para personel terus bekerja keras mengejar target penyelesaian.


Saat ini, progres pembangunan di Kampung Kihung telah mencapai 25 persen. Kegiatan ini melibatkan 3 personel TNI, 1 teknisi, 3 tukang, dan 7 warga masyarakat setempat yang bahu-membahu bekerja. Jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi penghubung bagi sekitar 70 Kepala Keluarga (KK) atau setara 230 jiwa yang selama ini kesulitan melakukan mobilitas sehari-hari.


Tidak jauh dari lokasi pertama, pembangunan jembatan juga dilakukan di Kampung Lubu Upi, Kelurahan Sukarame II. Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 2 meter ini dibangun untuk menghubungkan Kampung Lubu Upi dengan Kampung Kakari, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan.


Pada tahap VII ini, pekerjaan difokuskan pada persiapan lokasi, penggalian pondasi, perakitan besi, pemindahan material ke titik lokasi, serta persiapan pengecoran bekisting dan angkur blok kabel. Progres pembangunan di titik ini tercatat mencapai 23 persen.


Sedikitnya 4 personel TNI, 1 teknisi, 3 tukang, dan 7 warga terlibat aktif dalam proses pembangunan. Jembatan ini diproyeksikan menjadi akses vital bagi sekitar 30 KK atau 120 jiwa yang tinggal di wilayah tersebut.



Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Para Babinsa tidak segan turun ke lumpur, mengangkat material, dan bekerja bersama warga untuk memastikan jembatan impian mereka segera terwujud.


Situasi di kedua lokasi pembangunan dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada hal menonjol yang menghambat jalannya kegiatan. Cuaca cerah yang menyertai proses pembangunan menjadi berkah tersendiri, memperlancar setiap tahapan pekerjaan.


Pembangunan Jembatan Perintis Gantung ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesulitan rakyat masih menjadi prioritas utama. Diharapkan, dengan selesainya jembatan ini nantinya, mobilitas warga akan semakin lancar, roda perekonomian kembali bergeliat, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut dapat meningkat. (Fatur)