Advertisement
Pringsewu (Pikiran Lampung) – Sebanyak 486 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bersama orang tua mengikuti Gebyar HIMPAUDI 2026 yang digelar Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Pringsewu, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta keberanian dalam berekspresi sejak usia dini.
Kegiatan yang melibatkan total 972 peserta tersebut dibuka Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, di Pendopo Pekon Tulungagung, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Acara ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara anak dan orang tua melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan.
Dalam sambutannya, Umi Laila mengatakan Gebyar HIMPAUDI merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini. Menurutnya, fase usia dini menjadi periode penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan sosial anak.
“Oleh karena itu, Pendidikan Anak Usia Dini perlu mendapatkan perhatian dan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, pendidik, keluarga, maupun masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, penuh kasih sayang serta mendukung potensi dan bakat yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tema kegiatan, yakni ‘Warnai Cita, Ukir Cerita, Rajut Kebersamaan Keluarga’, yang dinilai memiliki makna penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi, imajinasi, dan cita-cita yang perlu difasilitasi sejak dini agar berkembang secara optimal.
Melalui aktivitas mewarnai, anak-anak dapat belajar mengenal warna, menuangkan gagasan, melatih konsentrasi, serta mengekspresikan kreativitas sesuai imajinasi mereka. Sementara itu, setiap pengalaman belajar dan pencapaian yang diraih menjadi bagian dari proses pembentukan karakter serta kepercayaan diri anak.
Umi Laila menambahkan, pesan ‘Rajut Kebersamaan Keluarga’ menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun lingkungan yang positif bagi perkembangan kreativitas dan potensi anak.
“Ketiga makna tersebut saling berkaitan dan menjadi pengingat bahwa anak-anak membutuhkan ruang untuk berkreasi, kesempatan untuk belajar, serta dukungan keluarga agar dapat tumbuh menjadi generasi berkualitas,” katanya.
Gebyar HIMPAUDI 2026 diharapkan menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, pendidik, dan keluarga dalam mendukung pendidikan anak usia dini di Kabupaten Pringsewu.(alung)
