lisensi

Senin, 26 Oktober 2026, Oktober 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-26T13:14:30Z
HukumPolres Way Kanan

Geger Penemuan Mayat Pria Penuh Luka di Register 44 Way Kanan, Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi

Advertisement



Way Kanan (Pikiran Lampung) - Polisi menyelidiki kematian Rian (29), pria yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka senjata tajam di kawasan Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Minggu (25/10/2026) malam. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di beberapa bagian tubuh.


Kasat Reskrim Polres Way Kanan Iptu Riswanto membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan, polisi menerima laporan mengenai seorang pria yang meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka pada malam kejadian.


"Benar, tadi malam kami mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut di mana seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan kondisi banyak luka di tubuhnya," ujar Riswanto, Senin (26/10/2026).


Riswanto menjelaskan, hingga Senin, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan kronologi kematian korban. Penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti dan petunjuk di lokasi kejadian.


"Saat ini kami masih melakukan serangkaian penyelidikan terkait peristiwa tersebut dengan meminta keterangan saksi hingga mencari bukti petunjuk di lokasi kejadian," katanya.


Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh Rian, di antaranya luka panjang di pipi kanan, bahu, dan leher. Namun, polisi masih mendalami peristiwa tersebut untuk memastikan bagaimana korban mengalami luka-luka itu.


"Ada luka panjang di pipi kanan, luka pada bahu kemudian luka panjang di leher," ungkap Riswanto.


Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan visum. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penanganan kasus kematian Rian.


Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti pendukung untuk mengungkap peristiwa tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang diduga terlibat maupun motif di balik kematian korban.(maria)