lisensi

Selasa, 20 Oktober 2026, Oktober 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-20T14:23:09Z
KMP Batumandi Terbakar

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Merak, Seluruh Penumpang dan Awak Kapal Dievakuasi

Advertisement

 


Merak (Pikiran Lampung) - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi mengalami kebakaran saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Insiden yang terjadi di sekitar Pulau Merak Besar itu memicu penanganan darurat oleh petugas gabungan.


PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Hingga informasi ini disampaikan, petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.


KMP Batumandi sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sekitar pukul 14.52 WIB. Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas di darat melihat percikan api di bagian buritan kapal atau bagian belakang, tepatnya pada dek atas yang digunakan untuk memuat kendaraan kecil.


Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, dan instansi terkait untuk memastikan penanganan insiden berjalan optimal.


"Hingga saat ini proses penanganan masih berlangsung oleh petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian. ASDP mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi," kata Windy, dikonfirmasi ANTARA, Selasa (20/10/2026).


Ia menyebutkan, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti. ASDP mendukung proses pemeriksaan yang dilakukan pihak berwenang untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.


"Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut," ujarnya.


ASDP menyatakan akan menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Perusahaan juga memastikan dukungan terhadap proses penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan.


Insiden tersebut menjadi perhatian dalam operasional penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra. Meski seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi, perkembangan penanganan kebakaran serta hasil pemeriksaan penyebab kejadian masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.(*)