lisensi

Jumat, 30 Oktober 2026, Oktober 30, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-31T02:05:53Z
EkonomiPekurun Lampung UtaraTaman Wisata Way RaremWisata Unggulan Lampung

Potensi Wisata Way Rarem Pekurun. Warganya Ramah, Alamnya Indah, Aman dan Ikannya Banyak

Advertisement


 Lampura (Pikiran Lampung) - Taman Wisata Way Rarem melupakan salah satu destinsi legenda yang ada sejak era tahun 1985.


 Dikenal oleh masyarakat Lampung dan luar Lampung sebagai salah satu bendungan terbesar di Indonesia dengan panorama alamnya yang aduhai. 



Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung Utara dan Provinsi Lampung, Taman wisata Way Rarem Pekurun, memiliki segudang potensi. Dengan panorama alamnya yang indah, wargnya yang ramah lingkungan aman serta ikanya yang banyak, Way Rarem sangat layak untuk dikunjungi oleh para wisatawan. 


Ya, taman wisata Way Rarem memang punya pemandangan yang  indah, cocok untuk wisata keluarga. Dengan bentangan danau serta hijaunya perbukitan jajaran Bukit Barisan yang sangat memanjakan mata. Fasilitas di taman wisata Way Rarem cukup memadai dan terawat. 




Hal ini juga didukung dengan sikap masyarakat setempat, yakni warga Abung Pekurun yang dikenal ramah dan sangat terbuka dengan pendatang, terutama para wisatawan. Untuk lingkungan cukup aman bagi para pengunjung. 


Bagi para wisatawan yang hobi memancing, maka destinasi Way Rarem sangat cocok untuk melempar senar dan main 'dasaran'. 


Keluarga yang berkunjung ke Taman Wisata Way Rarem, bisa menikmati alam yang indah sambil memanggang ikan. 


Jadi tuggu apa lagi, ayo segera kunjungi Taman Wisata Way Rarem yang terletak di Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Jarak tempuh dari Kotabumi sekitar setengah jam dan dari Bandarlampung, sekitar 3 jam perjalanan. 




Taman Wisata Way Rarem merupakan sebuah bendungan yang menggabungan 7 sungai besar, Dan diresmikan pada Tahun 1984 oleh Presiden Suharto. 


Masyarakat Pekurun sendiri terkenal ramah dan sedkit lebih halus tutur bahasanya dibandingkan dengan masyarkata Lampung Abung pada umumnya yang logatnya lebih keras. \




Desa Pekurun dihuni oleh masyarakat Lampung Abung, Jawa, Sunda, Banten, Ogan hingga masyarakat Bali. Namun, warganya hidup rukun dan berdampingan secara damai serta saling menghargai. 


Wawan Nunyai