Advertisement
Tanggamus (Pikiran Lampung) - Seorang pria bernama Sugiawanto (50), warga Pekon Kresno Mulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, meninggal dunia setelah terseret ombak saat berusaha menyelamatkan putri dan temannya di Pantai Beringin Saka, Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Kamis (8/10/2026).
Kapolsek Limau Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban bersama keluarganya berlibur di pantai setempat.
Kejadian bermula ketika putri korban, Aulia Jessica (16), bersama seorang temannya berada di sekitar pantai. Keduanya kemudian terseret ombak dan berteriak meminta pertolongan.
Melihat kejadian itu, Sugiawanto yang berada di pinggir pantai spontan berlari untuk menyelamatkan putri dan temannya. Keduanya berhasil diselamatkan, tetapi korban justru kembali terseret ombak hingga tenggelam.
Setelah sekitar 15 menit, korban terbawa ombak ke tepian dan ditolong warga. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah bidan Pekon Tegineneng untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Korban bernama Sugiawanto, usia sekitar 50 tahun, warga Pekon Kresno Mulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu,” kata Iptu Fridy mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi Arif, S.T.P., S.I.K., M.A.
Usai kejadian, polisi melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak keluarga di Kabupaten Pringsewu serta aparat pekon untuk penanganan lebih lanjut.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Antar Brak. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan.
Atas permintaan keluarga, jenazah selanjutnya diserahkan untuk dibawa ke rumah duka di Pekon Kresno Mulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.
Kapolsek Limau mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.(ady)
