lisensi

Minggu, 25 Oktober 2026, Oktober 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-25T08:57:14Z
Pekan Kebudayaan Daerah V Lampung 2026

Sukses dan Meriah, Pekan Kebudayaan Daerah V Lampung Resmi Ditutup

Advertisement


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) V Provinsi Lampung resmi ditutup setelah berlangsung selama satu pekan dengan sukses dan meriah. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, melestarikan keberagaman budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor kebudayaan.


Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, **Laila Soraya, M.M.**, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah V memberikan sejumlah hal positif yang patut diapresiasi.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan para budayawan dan seniman, tetapi juga diikuti oleh berbagai lintas generasi yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian acara.


“Selama satu pekan kita melaksanakan kegiatan ini, ada beberapa hal yang bisa kita lihat. Pertama, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh budayawan dan seniman, tetapi juga melibatkan seluruh lintas generasi,” ujarnya.


Ia menjelaskan, keberagaman peserta dan penampilan budaya yang ditampilkan menunjukkan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarmasyarakat di Provinsi Lampung.


Lebih lanjut, Laila Soraya menyoroti adanya kolaborasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kolaborasi itu tidak hanya melibatkan masyarakat Lampung, tetapi juga berbagai kelompok budaya yang hidup dan berkembang di Provinsi Lampung.


Hal tersebut, menurutnya, menjadi gambaran nyata harmonisasi dalam keberagaman sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan.


“Ini menunjukkan harmonisasi kita, persatuan dan kesatuan kita,” ungkapnya.


Selain menjadi wadah pelestarian budaya, Pekan Kebudayaan Daerah V juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat. Hal itu terlihat dari keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadirkan berbagai produk, mulai dari karya seni, kerajinan, hingga kuliner.


Menurut Laila Soraya, keterkaitan antara kebudayaan dan kegiatan ekonomi menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia menilai, pengembangan kebudayaan yang didukung kreativitas dan partisipasi masyarakat juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).


Pekan Kebudayaan Daerah V Lampung diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana berkelanjutan untuk mengembangkan potensi seni dan budaya, memperluas ruang kreativitas generasi muda, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.


Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, semangat menjaga keberagaman dan melestarikan warisan budaya Lampung diharapkan terus tumbuh melalui kolaborasi antara pemerintah, seniman, budayawan, pelaku UMKM, dan seluruh elemen masyarakat.


Suksesnya penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah V Lampung menjadi bukti bahwa kebudayaan bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga kekuatan untuk mempererat persatuan dan mendorong kesejahteraan masyarakat.(ALung)