lisensi

Kamis, 22 Oktober 2026, Oktober 22, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-23T03:59:44Z
PendidikanUIN Raden Intan Lampung

UIN RIL Gandeng Dinkes Bandar Lampung dan Puskesmas Deteksi Dini Kanker Serviks

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Klinik Pratama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung, dan Puskesmas Sukarame menggelar skrining kanker serviks atau kanker leher rahim pada Rabu (21/10/2026).


Pemeriksaan ini dilakukan melalui metode Deoxyribonucleic Acid (DNA), Human Papillomavirus (HPV), dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai upaya deteksi dini kanker leher rahim. 


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi secara berkala sekaligus memperluas akses layanan kesehatan preventif di lingkungan kampus.


Retno Wijayanti, SKM., M.Ling., selaku pemegang Program Kanker dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, menyampaikan bahwa sasaran pemeriksaan ini adalah perempuan berusia 30 sampai 69 tahun, khususnya kelompok usia produktif yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses layanan kesehatan.


“Kita mencari sasaran yang sulit kita temui, seperti para pekerja. Karena setiap harinya mereka bekerja dan jarang berada di rumah, sehingga cukup sulit menjangkaunya,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan DNA HPV menjadi salah satu upaya deteksi dini untuk mengetahui keberadaan virus HPV yang berkaitan dengan risiko kanker leher rahim. Namun, hasil pemeriksaan tersebut bukan merupakan diagnosis kanker, melainkan menjadi dasar untuk menentukan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan hasil yang diperoleh.


Retno berharap dengan adanya kegiatan ini, perempuan di lingkungan UIN RIL semakin menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini, mengingat kanker leher rahim dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal.


Sementara itu, dr. Nur Fitri Hayati selaku Dokter dari Klinik Pratama UIN RIL, menyampaikan bahwa skrining kanker leher rahim merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat sebagai upaya promotif dan preventif yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini. 


Menurutnya, pemeriksaan melalui metode DNA HPV dan IVA penting dilakukan karena kanker leher rahim dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal.


“Kanker leher rahim dapat berkembang tanpa gejala pada tahap awal, sehingga skrining menjadi salah satu upaya penting untuk mendeteksi risiko sedini mungkin dan memungkinkan tindak lanjut yang tepat,” jelasnya.


Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program skrining agar semakin banyak perempuan memperoleh akses terhadap pemeriksaan dan edukasi kesehatan reproduksi. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi diperlukan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan preventif.


“Kedepannya, kami berharap sinergi antara Klinik Pratama UIN RIL, Puskesmas Sukarame, dan Dinkes Kota Bandar Lampung dapat semakin kuat, baik dalam edukasi, sosialisasi, pelaksanaan skrining, maupun pemantauan tindak lanjut,” ungkapnya.(salsabila)