Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, ST, MM, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus menjaga ketahanan pangan dengan memperkuat sektor pertanian. Menurutnya, Lampung merupakan salah satu daerah penopang swasembada pangan nasional yang harus terus dimajukan.
Marindo menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya memastikan kemudahan akses bagi para petani dalam memperoleh pupuk serta sarana produksi pertanian lainnya.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya mempermudah akses pupuk, bibit, hingga pendampingan agar produktivitas pertanian semakin meningkat,” ujarnya, Minggu (21/09/2025).
Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian harus menjadi prioritas pembangunan daerah, karena bukan hanya menopang kebutuhan pangan masyarakat Lampung, tetapi juga menyuplai kebutuhan pangan nasional.
“Lampung sudah dikenal sebagai lumbung pangan. Tugas kita adalah menjaga dan terus mendorong agar hasil pertanian semakin berkualitas, produktif, dan mampu menyejahterakan petani,” tambahnya.
Selain itu, Marindo mengajak semua pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, lembaga pertanian, dan kelompok tani, untuk bekerja sama memperkuat program swasembada pangan. Dukungan berupa infrastruktur pertanian, pengairan, hingga modernisasi alat dan teknologi pertanian juga akan menjadi fokus ke depan.
“Jika petani sejahtera, pangan kita aman, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat. Lampung siap berkontribusi untuk Indonesia,” tegas Marindo.
Seperti yang diketahui bersama Provinsi Lampung menerima alokasi dana peremajaan tanaman di sektor hulu dari pemerintah pusat sebesar Rp180 miliar sebagai salah satu upaya mendukung swasembada pangan di daerah.
Provinsi Lampung menjadi target program hilirisasi dan investasi besar yang akan dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian.(Red)
