lisensi

Rabu, 26 November 2025, November 26, 2025 WIB
Last Updated 2025-11-26T09:20:24Z
DaerahDua Siswi Tewas Terlindas Fuso

Gagal Nyalip, Dua Siswi Tewas Terlindas Fuso Di Depan Pasar Templek Lampung Timur

Advertisement



Lampung Timur (Pikiran Lampung) - Kecelakaan maut merenggut nyawa  dua orang pelajar di Jalan Lintas Timur Sumatra, tepatnya kawasan Pasar Templek, Dusun 02 Desa Karyatani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 07.15 WIB. Dua siswi kelas X SMAN 1 Pasir Sakti, Aizin dan Naura, tewas seketika setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat insiden dengan mobil Fuso dari arah berlawanan.


Menurut keterangan sejumlah warga, kedua korban melaju dari arah utara bersama beberapa teman. Setiba di area Pasar Templek, keduanya mencoba menyalip sejumlah kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi. Motor yang dikendarai korban sempat oleng usai menyenggol salah satu kendaraan yang tengah didahului.


Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju dua mobil berwarna hijau dan sebuah mobil box Fuso putih silver. Senggolan membuat motor korban kehilangan kendali hingga terserempet salah satu mobil hijau yang kemudian langsung melarikan diri. Seketika itu, kedua siswi terjatuh ke badan jalan.


“Habis nyalip, motornya oleng. Dari depan ada dua mobil hijau, sepertinya kesenggol yang satu itu, tapi mobilnya kabur. Tahu-tahu kepala korban sudah kelindes ban Fuso, Pak,” tutur seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian.


Benturan keras membuat Aizin tewas di tempat dengan luka berat di bagian kepala hingga sulit dikenali. Naura juga meninggal di lokasi meski masih memakai helm, diduga akibat kerasnya benturan setelah terseret dan tersenggol mobil yang kabur tersebut.


Truk Mitsubishi Fuso  yang dikemudikan Suyitno (42) tidak sempat mengerem karena arus kendaraan padat dan jarak terlalu dekat. Sopir kini telah diamankan polisi untuk pemeriksaan lanjutan. “Saya injak rem pun percuma, jalan ramai sekali, takut malah nabrak orang lain,” katanya.


Kepala Desa Bandar Negeri, Triono, membenarkan kedua korban adalah warganya. “Setelah visum, langsung dimakamkan. Lukanya parah sekali,” ujarnya singkat.


Polsek Labuhan Maringgai dan Satlantas Polres Lampung Timur kini sedang mencari rekaman CCTV serta saksi tambahan untuk mengejar pelaku tabrak-lari.


Peristiwa memilukan ini kembali menjadi alarm keras tentang pentingnya kehati-hatian berkendara, terutama bagi pelajar yang kerap tergesa berangkat sekolah. Kedisiplinan, kontrol kecepatan, serta memulai perjalanan lebih awal dapat menjadi penyelamat di jalan raya yang semakin padat.(Supri)