Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, hadir dalam acara Pisah Sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung di Mahan Agung, Kamis (6/11/2025) malam. Acara tersebut dihadiri juga oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela.
Dalam kesempatan tersebut Sekdaprov Marindo Kurniawan berharap sinergi Pemprov Lampung dan Polri khususnya Polda Lampung terus terjalin hangat serta harmonis. " Kami berharap sinergi antara pemerinta daerah dan Polda Lampung yang selama ini telah terjalain dapat terus ditingkatkan,"ujar Marindo.
Sekdaprov Marindo yang juga didampingi sang istri Agnesia Bulan Marindo memberikan cindra mata kepada Mantan Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika. " Kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru baut bapak Irjen Helmy Santika dan terimasih atas dedikasi selama memimpin Polda Lampung," jelas Marindo.
Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, juga menyampaikan harapannya kepada Kapolda baru. "Saya berharap Kapolda baru, Irjen Pol. Helfi Assegaf, dapat melanjutkan kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi Lampung dan jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami siap mendukung dan bekerja sama dengan Kapolda baru untuk mewujudkan Lampung yang aman, damai, dan sejahtera," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Irjen Pol. Helmy Santika atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polda Lampung. Ia juga menyambut Kapolda baru, Irjen Pol. Helfi Assegaf, dan berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi dan jajaran kepolisian dapat semakin kuat.
"Keamanan merupakan fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Lampung," ujar Gubernur Mirza.
Sementara, Kapolda baru, Irjen Pol. Helfi Assegaf, menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lampung. "Keamanan adalah bentuk investasi terbesar bagi kemajuan daerah. Tanpa rasa aman, pembangunan dan investasi tidak akan tumbuh," tegasnya. (susi)