Advertisement
Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Provinsi Lampung akan jadi pusat perhatian nasional dan global. Dengan digelarnya Ijtima Ulama Dunia 2025 “Indonesia Berdoa” pada 28–30 November 2025 di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.
Panitia Ijtima Ulama di Provinsi Lampung mengatakan bahwa kegiatan yang bakal digelar pada 28-30 November mendatang mengusung semangat persatuan umat dari berbagai negara.
"Kegiatan ini, mengusung semangat persatuan umat dari
berbagai negara. Beragam tausiah akan digelar, mengangkat tema-tema utama
seperti pentingnya iman, amal, dan peran umat dalam mengajak kepada
ketaatan," kata Humas Ijtima Ulama 2025, Firmansyah Alfian dihubungi dari
Bandarlampung, Rabu (26/11/2025).
Menurutnya, Ijtima Ulama di Provinsi Lampung merupakan
momen istimewa dimana akan banyak umat yang berkumpul dari seluruh penjuru
dunia dengan harapan turunnya hidayah serta acara berjalan dengan lancar.
“Ini adalah momen istimewa, berkumpulnya umat dari seluruh
penjuru dunia untuk menyatukan fikiran dan gerak dalam menghidupkan agama dalam
diri, keluarga, dan masyarakat,” kata dia.
Dia mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut nantinya
dihidupkan dengan tausiah-tausiah agama dari para ulama terkait dengan
pentingnya iman.
"Kemudian, tentang pentingnya usaha atas iman, lalu
tentang pentingnya amal, usaha atas amal, dan bagaimana kita ikut ambil bagian
dalam tanggung jawab sebagai umatnya Rasulullah SAW untuk mengajak orang taat.
Itu sebetulnya fokusnya," kata dia.
Dia mengatakan bahwa saat ini jamaah dari berbagai daerah
dan negara sudah berangsur mendatangi lokasi Ijtima Ulama 2025 di Kota Baru,
Kabupaten Lampung Selatan.
"Pantauan panitia menunjukkan area acara sudah mulai
ramai. Suasana antusias terlihat jelas dari jamaah yang datang lebih
awal," kata dia.
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan total 1.612
personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Ijtima Ulama
Dunia 2025 “Indonesia Berdoa” digelar pada 28–30 November 2025 di Kota Baru,
Kabupaten Lampung Selatan.
Jumlah kekuatan personel tersebut disampaikan dalam
kegiatan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Wakapolda Lampung bersama
jajaran di Siger Lounge Polda Lampung, Selasa (25/11/2025).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun
mengatakan, ribuan personel itu meliputi sebanyak 1.088 personel Polri dan 524
personel eksternal.
Menurutnya, persiapan pengamanan dilakukan secara maksimal
karena kegiatan keagamaan berskala internasional itu diperkirakan dihadiri
ribuan jamaah dari berbagai daerah.
“Total 1.612 personel kami siagakan, terdiri dari 1.088
anggota Polri dan 524 personel eksternal. Seluruh kekuatan ini akan ditempatkan
di titik-titik pelayanan, pengamanan jalur, lokasi acara, kantong parkir,
hingga pengamanan VVIP,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Menurut Yuni, Wakapolda Lampung menegaskan agar seluruh
pos pengamanan memaksimalkan pelayanan kepada jamaah, termasuk koordinasi
intensif dengan internal maupun eksternal seperti panitia, dinas kesehatan,
pengelola jalan tol, hingga petugas pengatur lalu lintas.
Selain itu, setiap pos pengamanan diminta menyiapkan
fasilitas dasar seperti alat kesehatan, ruang istirahat, dan petugas yang siaga
setiap saat.
Advertisement
“Kegiatan berskala internasional ini menuntut kesiapan
maksimal. Pergerakan kendaraan, jalur masuk-keluar, hingga kebutuhan medis
jamaah menjadi prioritas kami,” tambah Yuni. (**)