Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pembangunan duplikasi Jembatan Way Sekampung Kibang yang menghubungkan Kota Metro dengan Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, telah memasuki tahap akhir. Saat ini, jembatan tersebut sudah mulai dilakukan uji coba perlintasan kendaraan.
Pantauan di lapangan pada Selasa (30/12/2025), sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mulai melintasi jembatan baru tersebut. Arus lalu lintas terpantau lancar, menandai manfaat awal dari keberadaan infrastruktur strategis ini bagi masyarakat.
Pembangunan duplikasi Jembatan Way Sekampung Kibang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sebesar Rp21.657.955.000 atau sekitar Rp21,6 miliar.
Jembatan ini memiliki spesifikasi teknis panjang total 80 meter, dengan bentang utama sepanjang 60 meter dan lebar 6 meter yang terdiri dari dua jalur kendaraan serta trotoar. Dari sisi konstruksi, jembatan dibangun menggunakan teknologi Rigid Bridge Arch (RBA) yang dikombinasikan dengan sistem prestress serta pondasi bore pile, sehingga dirancang lebih kuat dan tahan terhadap beban lalu lintas jangka panjang.
Proyek strategis tersebut dikerjakan oleh PT Jais Maju Bersama dan berada di bawah pengawasan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.
Duplikasi jembatan ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas Jembatan Way Sekampung lama yang dinilai tidak lagi memadai seiring meningkatnya volume kendaraan, khususnya pada jam-jam sibuk dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Manfaat jembatan baru ini mulai dirasakan langsung oleh para pengguna jalan. Rudi (42), warga Metro Kibang yang setiap hari melintas menuju Kota Metro, mengaku perjalanan kini lebih nyaman dan aman. “Kalau dulu sering macet, apalagi kalau ada kendaraan besar lewat. Sekarang jalannya lebih lebar dan lancar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Daryono (35), pengendara Truk Ekspedisi asal Kota Bandar Lampung. Ia menilai keberadaan jembatan duplikasi ini sangat membantu mobilitas warga. “Lebih enak lewat sini, tidak perlu antre lama. Semoga segera diresmikan dan bisa dipakai sepenuhnya,” katanya.
Dengan hampir rampungnya pembangunan dan telah dilakukan uji coba perlintasan, duplikasi Jembatan Way Sekampung Kibang diharapkan segera beroperasi secara optimal dan menjadi penggerak kelancaran konektivitas, pertumbuhan ekonomi, serta keselamatan transportasi antara Kota Metro dan wilayah Lampung Timur.(madi)