lisensi

Rabu, 28 Januari 2026, Januari 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-28T14:30:05Z
Pemprov Lampung

Bobby Irawan Resmi Mengundurkan Diri, Tony Ferdiansyah Jabat Plt Kadis Parekraf

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pergantian kepemimpinan di lingkungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) setelah Bobby Irawan resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Untuk mengisi kekosongan posisi tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menunjuk Tony Ferdiansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparekraf Provinsi Lampung.


Penunjukan Tony ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt Kadis Parekraf yang disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, kepada yang bersangkutan, Selasa (27/1/2026) petang.


Kepala BKD Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, membenarkan bahwa pengunduran diri Bobby Irawan telah resmi berlaku sejak Selasa, 27 Januari 2026. Menurutnya, proses pengajuan pengunduran diri tersebut telah berlangsung cukup lama dan dilaksanakan sesuai ketentuan administrasi kepegawaian.


“Prosesnya sudah berjalan cukup lama. Alasan pengunduran diri dilatarbelakangi faktor keluarga, karena yang bersangkutan harus mendampingi orang tua yang sedang sakit dan memerlukan perawatan intensif,” jelas Rendi, Rabu (28/1/2026).


Tony Ferdiansyah yang ditunjuk sebagai Plt Kadis Parekraf saat ini diketahui masih menjabat sebagai Sekretaris pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Lampung. Penunjukan tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan program dan kinerja organisasi perangkat daerah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.


Sementara itu, Bobby Irawan mendapatkan penugasan baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai staf penelaah pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Dalam tugas barunya, ia diminta memberikan masukan dan kontribusi strategis terkait upaya peningkatan pendapatan daerah.


“Yang bersangkutan ditugaskan secara khusus di Bapenda untuk membantu memberikan masukan dan telaah terkait optimalisasi pendapatan daerah,” pungkas Rendi.(Alung)