Advertisement
Way Kanan (Pikiran Lampung) – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, mengimbau seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Imbauan tersebut disampaikan menyusul potensi dampak angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
Bupati Ayu meminta masyarakat untuk mewaspadai berbagai risiko yang mungkin timbul akibat angin kencang, seperti pohon tumbang, atap rumah ringan terlepas, hingga baliho dan papan reklame roboh. Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Way Kanan untuk selalu waspada dan berhati-hati. Utamakan keselamatan diri dan keluarga, terutama ketika beraktivitas di luar rumah saat cuaca kurang bersahabat,” ujar Ayu, Minggu (25/1/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta peringatan dini resmi yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui kanal-kanal resminya. Menurutnya, kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama dapat meminimalkan risiko terjadinya korban maupun kerugian materi.
Sementara itu, BMKG Lampung mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dalam beberapa hari terakhir. Kecepatan angin dilaporkan mencapai hingga 55 kilometer per jam.
Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, menjelaskan bahwa angin kencang di Lampung dipicu oleh menguatnya Monsun Asia atau angin baratan yang membawa massa udara basah dari Benua Asia menuju Australia.
“Penyebab utamanya Monsun Asia. Selain itu ada pengaruh tidak langsung dari aktifnya pola pertemuan dan belokan angin di sekitar Sumatra bagian selatan,” kata Rudi.
BMKG mencatat, kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berada pada kisaran 18 hingga 55 km per jam. Kondisi ini terutama terjadi di wilayah pesisir dan perairan, seperti Perairan Barat Lampung, Teluk Lampung bagian selatan, serta Selat Sunda bagian selatan.
Di wilayah daratan, angin kencang juga dapat terasa lebih kuat saat terjadi hujan lebat. Hal ini disebabkan adanya downdraft, yakni hembusan angin turun dari awan hujan yang dapat meningkatkan kecepatan angin di permukaan.
Bupati Ayu berharap masyarakat tetap tenang, tidak panik, namun selalu waspada dan sigap dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem demi keselamatan bersama.(maria)