lisensi

Rabu, 14 Januari 2026, Januari 14, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-14T15:21:39Z
Kamis Makai Baaso LampungWakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela

Cawo Lampung, Wagub Jihan Mendadak Virall

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) -  Cawo Lappung alias ngomong Pakai Bahasa Lampng, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendadak menjadi sorotan warganet. Setelah mengunggah sebuah video menggunakan bahasa Lampung di media sosial. Unggahan tersebut viral dan menuai ribuan komentar serta tanda suka dari masyarakat Lampung.


Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resminya, @jihanchalim, Jihan mengajak seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk bersama-sama menyukseskan Program Kamis Beradat. Program tersebut merupakan instruksi langsung dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai upaya pelestarian adat dan budaya Lampung.


Dalam video yang hingga Rabu malam (14/1/2026) tersebut, Wagub Jihan tamak cukup fasih menggunakan Bahasa Lampug Abung. Khususnya dialeg Abung Seputih Lampung Timur, tempat dimana Wagub Jihan berasal. 

“Tabikpuuun.. Dang lopou, besok Kamis Beradat yaa sekelik. Gham jamo-jamo jaga adat budaya Lampung,” tulis Jihan dalam keterangan video yang diunggahnya.


Unggahan tersebut langsung mendapat respons positif dari warganet. Banyak warga Lampung menyampaikan rasa bangga sekaligus dukungan atas ajakan Wakil Gubernur tersebut.

“Puskam makai bahaso Lappung Abung, ikam bangga sebagai ulun Lappung Abung, cocok,” tulis akun @hanaakurniati.


Komentar serupa juga datang dari akun @amri.madaranii, “Iyaaa Pun Bu Wagub. Pah gham jamo-jamo ngelestareike adat Lampung.”

Sementara akun @astuti_heni70 menuliskan, “Kereeen nihan ibuku. Ayoooo kham segalo sama-sama belajar tuk lestarikon bahasa Lappung.”


Kepiawaian Jihan Nurlela berbahasa Lampung menjadi perhatian tersendiri, mengingat dirinya merupakan perempuan keturunan Jawa. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk nyata toleransi budaya sekaligus komitmen untuk menjaga dan menghormati kearifan lokal Lampung.


Aksi Wakil Gubernur Lampung tersebut diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus pemantik semangat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif melestarikan adat dan budaya daerah melalui Program Kamis Beradat di Provinsi Lampung.(Rahmadi Nugroho)