Advertisement
Lamsel (Pikiran Lampung)- Saat ini cuaca di selat Sunda sedang dalam kondisi yang ‘kurang baik’. Calon penumpangan penyeberangan di pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan diminta selalu waspada.
Oleh karenanya, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan
(ASDP) Indonesia Ferry meningkatkan standar keselamatan kapal penyeberangan
penumpang dan logistic.
Dengan pemantauan
cuaca, kesiapan armada, serta koordinasi otoritas pelabuhan guna menjamin
layanan tetap aman di tengah cuaca ekstrem.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di
Lampung Selatan, menjelaskan, cuaca ekstrem gelombang tinggi masih sering
terjadi di perairan Selat Sunda dalam sepekan terakhir.
“Iya, kami terus melakukan koordinasi dengan BMKG tentang
informasi perkiraan cuaca di perairan Selat Sunda,” kata dia, Jumat
(23/1/2026).
Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat yang akan
menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Merak Banten untuk dapat
memahami kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda perairan Selat Sunda.
“Terkait cuaca yang cenderung tidak stabil maka kami
mengimbau kepada calon pengguna jasa agar berhati-hati dan tetap waspada dalam
perjalanan penyeberangan, persiapkan kondisi kesehatan dan kendaraan secara
optimal agar terjamin kenyamanan dan kelancaran dalam perjalanan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi cuaca di perairan selat Sunda sedang
tidak bersahabat, situasi laut dengan tiupan angin kencang dan gelombang tinggi
yang dapat berubah sewaktu-waktu.
“Pantau kondisi cuaca saat akan melakukan perjalanan
melalui website resmi BMKG, dan pastikan memiliki tiket sebelum masuk pelabuhan
agar terhindar dari antrian di pintu masuk pelabuhan,” ucap dia.
Untuk diketahui, berdasarkan video amatir yang beredar di
media sosial pada Jumat (23/01), terlihat sebuah kapal penumpang rute Pelabuhan
Bakauheni-Merak mengalami kesulitan dalam menghadapi gelombang tinggi yang
menghantam badan kapal.
Tidak hanya itu, dalam video tersebut juga terlihat
sejumlah kendaraan besar mengalami kerusakan hingga terdapat truk barang yang
terguling di dalam kapal.