lisensi

Selasa, 20 Januari 2026, Januari 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-20T17:00:54Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Inflasi Terkendali, Pemprov Lampung Tetap Waspadai Harga Pangan Jelang Ramadhan

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, Pemerintah Provinsi Lampung memperketat pengawasan harga serta pengamanan pasokan pangan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya lonjakan inflasi, khususnya pada komoditas kebutuhan pokok masyarakat.


Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan meskipun tingkat inflasi Lampung sepanjang tahun 2025 tercatat relatif stabil, kewaspadaan tetap diperlukan. Menurutnya, periode menjelang Ramadan dan Idulfitri kerap diiringi peningkatan permintaan yang berpotensi memicu kenaikan harga pangan strategis.


“Stabilnya inflasi tidak membuat kita lengah. Justru sekarang saatnya memperkuat langkah antisipasi, terutama menghadapi Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan bahan pokok,” ujar Marindo, Selasa (20/01/2026).


Marindo menjelaskan, terjaganya stabilitas inflasi saat ini ditopang oleh terkendalinya harga sejumlah komoditas pangan yang selama ini tergolong bergejolak, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serta telur ayam. Namun demikian, ia mengakui bahwa komoditas minyak goreng masih menjadi perhatian khusus karena harganya relatif tinggi di pasaran.


Menindaklanjuti arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Pemprov Lampung mulai memfokuskan kebijakan pengendalian inflasi sejak awal Januari 2026. Fokus utama diarahkan pada penguatan ketersediaan stok serta pengendalian harga guna mengantisipasi potensi gejolak yang kerap berulang berdasarkan tren tiga tahun terakhir.


Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk off-taker, distributor utama, dan Perum Bulog. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi serta kecukupan pasokan bahan pangan di seluruh wilayah Lampung.


Pemprov Lampung berharap, dengan pengawasan harga dan pengamanan pasokan yang diperketat, stabilitas inflasi tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.(red)