lisensi

Kamis, 01 Januari 2026, Januari 01, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-02T03:55:58Z
Masjid Al Bakrie Bandarlampung

Libur Awal Tahun, Masjid Raya Al-Bakrie Jadi Magnet Wisata Religi

Advertisement

 


Bandar Lampung (Pikiran Lampung)– Memasuki awal tahun, Masjid Raya Al-Bakrie di Kota Bandar Lampung dipadati jamaah dan wisatawan dari berbagai daerah. Momentum libur tahun baru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah sekaligus berwisata religi di masjid megah yang kini menjadi salah satu ikon baru Provinsi Lampung.


Pantauan di lokasi pada hari Kamis, (01/01/2026) menunjukkan, sejak pagi hingga malam hari kawasan masjid ramai oleh pengunjung. Tidak hanya warga lokal, sejumlah wisatawan luar daerah juga terlihat singgah untuk menunaikan salat, berfoto, hingga menikmati suasana religius di area masjid yang menyerupai ruang publik terbuka. 




Salah seorang pengunjung asal Palembang, Rahman, mengaku sengaja menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Raya Al-Bakrie saat berlibur ke Lampung.

“Kami dari Palembang memang penasaran dengan Masjid Al-Bakrie. Masjidnya megah, bersih, dan suasananya nyaman sekali untuk beribadah. Rasanya tenang, cocok untuk wisata religi bersama keluarga,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).



Masjid Raya Al-Bakrie memang dikenal tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi. Fasilitas yang lengkap, ruang terbuka yang nyaman, serta pencahayaan indah di malam hari menjadikan masjid ini selalu dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.





Dengan daya tampung lebih dari 12 ribu jamaah, masjid yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Enggal, Bandar Lampung ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang kebersamaan masyarakat. Keberadaannya juga diproyeksikan sebagai pusat peradaban dan syiar Islam di Lampung. 


Ramainya kunjungan di awal tahun ini menegaskan posisi Masjid Raya Al-Bakrie sebagai destinasi religi unggulan di Lampung. Selain meningkatkan aktivitas keagamaan, geliat wisata religi ini turut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar. (salsa)