Advertisement
Pikiran Lampung - Manfaat anggaran yang dialokasikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dirasakan langsung oleh masyarakat dari berbagai lapisan, membuat banyak warga ucapkan terima kasih kepada pihak pemprov. Di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, dan dibantu Sekretaris Daerah Provinsi Marindo Kurniawan, berbagai program pembangunan dan kebijakan telah memberikan dampak nyata – mulai dari kemudahan aktivitas ekonomi bagi petani dan pedagang hingga akses pendidikan yang lebih merata bagi pelajar. Data resmi dari berbagai dinas terkait menunjukkan capaian konkret yang menjadi bukti nyata dari upaya pembangunan yang dilakukan.
Sektor Infrastruktur – Berdasarkan Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Lampung
- Jalan: Sampai akhir tahun 2025, telah diperbaiki dan dibangun sebanyak 1.245 kilometer jalan, terdiri dari 320 km jalan provinsi dan 925 km jalan desa. Kawasan pertanian di Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, dan Lampung Timur menjadi salah satu yang paling merasakan manfaat – distribusi hasil panen menjadi lebih efisien dengan waktu tempuh yang berkurang hingga 30% dan kerusakan barang yang menurun signifikan.
- Irigasi: Sebanyak 45 sistem irigasi dengan total panjang 870 kilometer telah direnovasi, menjangkau 65.000 hektar lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas tanaman pangan rata-rata 15% per musim tanam.
- Pasar: 18 pasar tradisional di berbagai kabupaten/kota telah direnovasi menjadi pasar modern, antara lain Pasar Cinde Bandar Lampung, Pasar Metro Indah Kabupaten Metro, dan Pasar Panaragan Kabupaten Lampung Utara, dengan fasilitas yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
Sektor Pendidikan – Berdasarkan Data Dinas Pendidikan Provinsi Lampung
- Kebijakan Sekolah Gratis: Program sekolah gratis bagi pelajar SMA/SMK/SLB Negeri telah menjangkau sebanyak 215.678 siswa pada tahun ajaran 2024/2025. Fasilitas yang diberikan mencakup biaya administrasi, buku pelajaran, seragam, dan subsidi uang makan bagi 89.231 siswa kurang mampu. Data menunjukkan angka partisipasi bersekolah SMA/SMK meningkat menjadi 94,2% dari sebelumnya 88,7%.
- Sarana Sekolah: Sebanyak 342 ruang kelas, 127 laboratorium IPA/Bahasa/Kejuruan, dan 98 perpustakaan telah direnovasi atau dibangun baru di 189 sekolah negeri se-Provinsi Lampung.
- Pelatihan Guru: Lebih dari 12.000 guru telah mengikuti program pelatihan kompetensi berkelanjutan, dengan fokus pada pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan industri.
Sektor Ekonomi – Berdasarkan Data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Provinsi Lampung
- Bantuan Modal Usaha: Sebanyak 32.450 usaha mikro dan kecil (UMK) mendapatkan bantuan modal tanpa bunga dengan total nilai Rp 187 miliar serta pelatihan manajemen usaha. Data menunjukkan 78% usaha yang menerima bantuan mengalami peningkatan omzet rata-rata 25% dalam waktu 6 bulan.
- Pengembangan Produk Unggulan: Pemprov mendukung pemasaran produk unggulan daerah seperti kopi Lampung, tembakau spesialis, dan hasil perikanan laut dengan membuka akses ke 12 pasar nasional dan 3 pameran internasional, meningkatkan nilai ekspor produk lokal hingga Rp 235 miliar pada tahun 2025.
Sektor Kesehatan – Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
- Fasilitas Kesehatan: 10 rumah sakit daerah dan 75 puskesmas telah direnovasi dengan penambahan peralatan medis modern, antara lain RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung, RSUD Kabupaten Lampung Timur, dan RSUD Kabupaten Way Kanan. Kapasitas layanan pasien meningkat rata-rata 20% per tahun.
- Program Kesehatan Masyarakat: Kampanye imunisasi telah mencapai cakupan 96,8% balita, sedangkan pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil telah menjangkau 87,5% sasaran. Program pemberian makanan tambahan telah meningkatkan status gizi balita baik menjadi 89,3% dari sebelumnya 82,1%.
Ucapan Terima Kasih Masyarakat
Hadi Santoso, seorang petani jagung dari Desa Sukamaju Kabupaten Lampung Selatan, menyampaikan apresiasi: "Jalan yang diperbaiki membuat kami bisa menjual hasil panen dengan harga yang lebih baik karena tidak ada penurunan kualitas akibat lama dalam perjalanan. Ini benar-benar membantu ekonomi keluarga kami."
Siti Aminah, orang tua siswa SMA Negeri 3 Bandar Lampung, mengatakan: "Anak saya bisa bersekolah dengan nyaman tanpa membebani kami. Buku dan seragam semuanya diberikan, bahkan ada uang makan yang membantu biaya hariannya. Kami sangat berterima kasih kepada pemprov."
Tokoh masyarakat dari Forum Komunikasi Masyarakat Se-Lampung juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama sinergis antara Gubernur, Wagub, dan Sekdaprov yang telah membuat berbagai program pembangunan dapat terealisasi dengan baik. (red)
