lisensi

Senin, 26 Januari 2026, Januari 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-26T23:46:55Z
KM Peri Asih

Pencarian Korban Jatuh dari KM Peri Asih di Perairan Seputih Resmi Dihentikan

Advertisement

 


LAMPUNG TIMUR (Pikiran lampung)— Operasi pencarian terhadap Hadi Waluyo (39), korban kecelakaan kapal yang dilaporkan terjatuh dari KM Peri Asih di Perairan Seputih, Kabupaten Lampung Timur, resmi dihentikan pada Senin (26/1). Penghentian operasi dilakukan setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian intensif selama tujuh hari, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.


Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Lampung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang bersama unsur SAR gabungan, termasuk TNI AL, Polairud, dan nelayan setempat. Pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan metode penyisiran sesuai rencana operasi harian dan perhitungan SAR MAP Prediction, baik menggunakan perahu karet bermesin maupun perahu speed lidah.


Kepala Kantor SAR Lampung yang diwakili oleh Komandan Pos SAR Tulang Bawang Zian Fajri dalam keterangannya menyatakan bahwa seluruh upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasi. “Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara menyeluruh di area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban. Namun hingga hari ke-7 operasi SAR, hasil pencarian masih nihil,” ujarnya.


Pada hari ketujuh operasi, Tim SAR Gabungan melakukan evaluasi bersama unsur SAR dan perwakilan keluarga korban. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, disepakati bahwa operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai serta dilanjutkan dengan pemantauan. “Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR akan dibuka kembali,” lanjutnya.


Seluruh unsur SAR yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama dalam pelaksanaan misi kemanusiaan. (***)