lisensi

Jumat, 30 Januari 2026, Januari 30, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-31T01:57:58Z
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela

Perkuat Ketahanan Pangan, Wagub Jihan dan Komisi VII DPR RI Tinjau Japfa Comfeed Lampung Selatan

Advertisement


Lampung Selatan (Pikiran Lampung) - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama rombongan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja ke PT. Japfa Comfeed Indonesia, Kecamatan Tanjung Bintang, Jum'at (30/1/2026).


Kegiatan tersebut dalam rangka Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan perekonomian daerah.


Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menilai bahwa kunjungan tersebut sangat penting karena industri pangan merupakan sektor vital yang berpengaruh langsung terhadap keberlanjutan pasokan dan stabilitas harga pangan.


Menurutnya, kunjungan tersebut memiliki arti penting karena memberikan gambaran faktual terkait kondisi operasional industri pangan strategis, termasuk tantangan yang dihadapi serta kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional dan perekonomian daerah.


"Kunjungan ini memiliki arti yang sangat luar biasa karena menjadi sarana melihat secara langsung tantangan serta kontribusi industri pangan terhadap ketahanan pangan nasional dan perekonomian daerah, khususnya di Provinsi Lampung,” ujarnya.


Wagub Jihan menjelaskan bahwa PT. Japfa Comfeed Indonesia merupakan salah satu perusahaan agrifood terbesar di Indonesia, dengan unit usaha strategis yang beroperasi di Provinsi Lampung. 


Keberadaan perusahaan tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan serta mendukung sistem pangan nasional yang berkelanjutan. Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Jihan, menempatkan industri pangan sebagai instrumen penting dalam mewujudkan tiga misi pembangunan daerah. 


Namun demikian, ia mengakui bahwa ekosistem ekonomi Lampung masih menghadapi tantangan karena berjalan secara parsial antar sektor, mulai dari pertanian, industri, hingga dunia usaha. “Melalui program Desaku Maju, kami berkomitmen mengintegrasikan seluruh rantai industri agar pembangunan ekonomi berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.


Wagub Jihan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan pelaku usaha. Ia meyakini bahwa penguatan industri pangan nasional hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang erat serta kebijakan yang berbasis pada kondisi faktual di lapangan.


Wagub Jihan berharap hasil dari kunjungan kerja ini dapat menjadi bahan masukan strategis bagi Komisi VII DPR RI dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, guna memperkuat industri pangan nasional yang berdaya saing, berkelanjutan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.


Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menghimpun informasi langsung dari lapangan terkait kesiapan industri pangan nasional dalam menjawab tantangan kebutuhan dalam negeri.


Ia menegaskan bahwa pangan merupakan isu paling mendesak, sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian dan pangan, mengingat besarnya jumlah penduduk Indonesia yang harus dipenuhi kebutuhannya secara berkelanjutan.


“Japfa Comfeed menjadi salah satu perusahaan yang diandalkan dalam rantai produksi pangan nasional, khususnya pada sektor pakan ternak dan produk pangan lainnya. Industri harus siap menghadapi peningkatan konsumsi, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, serta berbagai perubahan kebijakan nasional,” ujarnya.


Chusnunia juga menekankan pentingnya kesiapan internal industri, tidak hanya dalam ekspansi usaha, tetapi juga dalam efisiensi, produktivitas, dan penerapan prinsip industri hijau. 


Menurutnya, sinergi antara DPR RI, pemerintah pusat dan daerah, serta sektor swasta menjadi kunci dalam menghadirkan kepastian pemenuhan kebutuhan pasar.(Bila)