Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menghadiri kegiatan Smalan Paskibra Competition (SPC) Season X Tingkat Nasional Tahun 2026 yang digelar oleh SMA Negeri 9 Bandar Lampung, pada 7–8 Februari 2026, di sekolah setempat.
Kegiatan tingkat nasional tersebut resmi dibuka melalui Apel Pembukaan SPC Season X yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Lapangan Upacara SMAN 9 Bandar Lampung. Apel pembukaan berlangsung penuh semangat kebangsaan dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Thomas Amirico mengapresiasi SMAN 9 Bandar Lampung yang secara konsisten menghadirkan ajang positif bagi generasi muda melalui kompetisi Paskibra berskala nasional.
“SPC bukan sekadar lomba baris-berbaris, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter pelajar. Di sini ditanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta cinta tanah air yang sangat penting bagi masa depan bangsa,” ujar Thomas Amirico.
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti SPC sejalan dengan visi pendidikan di Provinsi Lampung yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, serta siap berkontribusi bagi daerah dan negara,” tambahnya.
SPC Season X menjadi wadah silaturahmi bagi pelajar dari berbagai daerah untuk bertemu, belajar, dan berkompetisi secara sportif. Kebersamaan yang terbangun sejak apel pembukaan mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.
Sementara itu, Kepala SMAN 9 Bandar Lampung, Dra. Hayati Nufus, M.Pd, mengatakan bahwa SPC Season X diikuti oleh ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA dari sejumlah provinsi di Indonesia.
“Hari pertama ini diikuti oleh siswa SD/MI dan SMP/MTs. Sedangkan pada hari kedua, Minggu 8 Februari 2026, peserta lomba merupakan siswa SMA/SMK/MA,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini mengusung tema “Terwujudnya Insan Unggul yang Religius, Berbudaya, Cerdas, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”, sebagai upaya mewujudkan generasi muda yang berkarakter kuat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (Bila)

