lisensi

Sabtu, 14 Februari 2026, Februari 14, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-15T01:32:00Z
Kepala Kanwil Kemenag Lampung Dr.H. Zulkarnain S.Ag M.Hum

Kakanwil Kemenag Zulkarnain Dorong Penguatan APRI demi Profesionalisme Penghulu

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Penguatan profesionalisme dan marwah penghulu menjadi sorotan dalam kegiatan Pembinaan Penghulu dan Penguatan Kelembagaan APRI se-Provinsi Lampung yang digelar di Ballroom Graha Pattimura, Bandar Lampung, Sabtu (14/2). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dan menjadi momentum konsolidasi organisasi profesi penghulu di daerah.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus memberikan materi pembinaan. Ia menekankan pentingnya penguatan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) sebagai pilar dalam menjaga profesionalisme dan kehormatan profesi penghulu.


Menurut Zulkarnain, penghulu bersama kepala Kantor Urusan Agama (KUA) memegang peran strategis dalam pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Ia merujuk pada Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 24 Tahun 2024 tentang organisasi dan tata kerja KUA.


“KUA tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pencatatan pernikahan. KUA harus menjadi pusat layanan keagamaan Islam yang komprehensif, mulai dari bimbingan perkawinan, pembinaan keluarga sakinah, konsultasi keagamaan, pengelolaan zakat dan wakaf, hingga layanan informasi keagamaan,” ujar Zulkarnain.



Ia juga menyinggung regulasi terbaru yang membuka peluang pemisahan jabatan struktural dan fungsional di KUA. Kebijakan tersebut, kata dia, memungkinkan penyuluh agama Islam yang memenuhi kualifikasi untuk menjabat sebagai kepala KUA, termasuk bagi perempuan.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa profesionalisme, integritas, dan loyalitas tetap menjadi prinsip utama dalam pengisian jabatan. Para penghulu didorong untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal maupun pelatihan berkelanjutan.


“APRI harus menjadi wadah peningkatan kapasitas sekaligus perlindungan profesi. Profesionalisme penghulu akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik di KUA,” tegasnya.


Kegiatan bertema “Penguatan Kelembagaan APRI sebagai Pilar Profesionalisme dan Marwah Penghulu” itu turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang, Ketua Tim Kepenghuluan Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Lampung, serta pengurus wilayah dan cabang APRI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.


Sementara itu, Ketua Panitia, Kusnadi, melaporkan bahwa kegiatan diikuti 107 peserta yang terdiri dari pengurus wilayah dan cabang APRI se-Lampung.


Menurutnya, pembinaan ini bertujuan memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi serta integritas penghulu sebagai garda terdepan layanan keagamaan, sekaligus memastikan pemahaman terhadap regulasi terbaru, termasuk implementasi kebijakan dan digitalisasi layanan pernikahan.


Ia menambahkan, APRI sebagai organisasi profesi memiliki tanggung jawab dalam mendorong peningkatan kualifikasi pendidikan, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, serta penguatan etika dan perlindungan profesi penghulu.


“Kami berharap melalui pembinaan ini, APRI Lampung semakin kompak, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan KUA yang profesional serta pelayanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Kusnadi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan APRI di Provinsi Lampung semakin solid dalam mendukung pelayanan keagamaan yang inklusif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat peran penghulu sebagai ujung tombak pelayanan umat.(Bila)