Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menyatakan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tingkat provinsi dan nasional. Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Lampung yang digelar Selasa (3/2/2026).
Audiensi FKDT diterima oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PAPKI) Kanwil Kemenag Lampung. Pertemuan tersebut menjadi ajang koordinasi awal untuk membahas kesiapan teknis, konsep pelaksanaan, serta kebutuhan pembinaan dalam menyukseskan Porsadin.
Dalam kesempatan itu, FKDT Provinsi Lampung memaparkan rencana dan tahapan pelaksanaan Porsadin, sekaligus menyampaikan harapan agar Kanwil Kemenag Lampung dapat memberikan dukungan pembinaan dan fasilitasi. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong peningkatan prestasi santri diniyah Lampung di tingkat yang lebih luas.
Kepala Bidang PAPKI Kanwil Kemenag Lampung, Indrajaya, menyambut positif inisiatif FKDT. Menurutnya, Porsadin memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter santri, menanamkan sportivitas, serta mengembangkan potensi seni dan kreativitas santri diniyah.
“Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan prestasi santri diniyah. Pada prinsipnya, kami mendukung setiap langkah yang terarah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Indrajaya.
Sementara itu, Ketua FKDT Provinsi Lampung, KH. M. Abdul Adib, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal untuk mematangkan persiapan Porsadin, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Fokus utama FKDT saat ini adalah persiapan Porsadin. Kami berharap dukungan dari Kanwil Kemenag Lampung, khususnya melalui Bidang PAPKI, agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan pendidikan diniyah takmiliyah,” kata KH. M. Abdul Adib.
Selain membahas Porsadin, pertemuan tersebut juga menyinggung secara singkat rencana pelaksanaan Ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Ujian MDT direncanakan tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan sejumlah penyesuaian teknis yang akan dibahas lebih lanjut bersama FKDT dan para pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota. (Bila)