lisensi

Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-14T05:43:35Z
Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan Serentak di Seluruh Kecamatan

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Pemerintah Kota Bandar Lampung mengambil langkah berbeda dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan. Untuk pertama kalinya, pasar murah digelar secara serentak di seluruh kecamatan di wilayah Bandar Lampung, Kamis (26/2/2026).

Program ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga dirancang sebagai upaya intervensi pemerintah daerah dalam menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pasar murah tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli.

“Kegiatan ini kita laksanakan serentak di seluruh kecamatan. Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dan sejumlah ritel. Tujuannya membantu masyarakat menghadapi Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Dalam operasi pasar itu, berbagai komoditas dijual dengan harga yang telah disubsidi pemerintah. Beras mendapat subsidi sekitar Rp15 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp4 ribu, minyak goreng Rp4 ribu, telur ayam Rp5 ribu, serta tepung terigu Rp4 ribu per kemasan. Sementara komoditas cabai dan bawang juga tersedia melalui kerja sama dengan Bank Indonesia.

Pada tahap awal pelaksanaan, setiap kecamatan menerima alokasi sebanyak 267 sak beras, 250 kilogram gula pasir, 250 kemasan minyak goreng, 250 kemasan telur ayam, serta 100 kemasan tepung terigu untuk dijual kepada masyarakat.

Pemerintah kota merancang pelaksanaan pasar murah dalam tiga tahap selama Ramadan, yakni pada awal bulan, pertengahan Ramadan, serta menjelang Idulfitri. Skema distribusi komoditas tetap sama, namun lokasi pelaksanaan akan menyesuaikan agar lebih mudah diakses masyarakat.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bandar Lampung menyiapkan anggaran sebesar Rp400 juta yang digunakan untuk menopang subsidi harga selama tiga tahap pelaksanaan pasar murah. Pemerintah berharap langkah ini mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.