Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar pelatihan public speaking bertajuk Komunikasi Efektif dalam Perspektif Islam di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti dosen, mahasiswa, serta perwakilan siswa SMA dan SMK dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi publik yang efektif sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam dalam penyampaian pesan di ruang publik. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi materi dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan.
Wakil Rektor Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda di era modern.
Menurutnya, keberanian berbicara harus dibarengi dengan etika serta tanggung jawab dalam menyampaikan gagasan.
“Mahasiswa dan pelajar harus mampu menyampaikan gagasan secara santun, percaya diri, dan membawa nilai-nilai kebaikan,” ujar Muprihan Thaib.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Maya Ismail, S.Ikom., M.Sos., CPS., CETP., CMC., yang juga Ketua LKP Public Speaking MIES, serta Ustaz Faisal Hani A. Benseh, S.E., yang memberikan materi kajian mengenai pemahaman Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Dalam pemaparannya, Maya Ismail menjelaskan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara di depan banyak orang, tetapi juga mencakup kemampuan menyusun pesan yang tepat serta membangun hubungan dengan audiens.
“Public speaking lebih dari sekadar berbicara. Ini tentang bagaimana kita menyusun pesan, mengelola emosi, dan membangun koneksi dengan audiens,” jelasnya.
Sementara itu, Ustaz Faisal Hani menyampaikan bahwa konsep komunikasi yang baik sebenarnya telah banyak dijelaskan dalam Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya akhlak dalam berkomunikasi agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
“Al-Qur’an juga mengajarkan komunikasi yang berakhlak, yaitu berbicara dengan kata-kata yang baik, benar, dan menenangkan,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, IIB Darmajaya berharap para peserta tidak hanya memiliki kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga mampu menjadi komunikator yang beretika, inspiratif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.(Salsa)