Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyalakan sambungan listrik gratis bagi masyarakat prasejahtera melalui program Light Up The Dream (LUTD) Berkah Ramadan 1447 H yang dilaksanakan secara serentak secara nasional.
Di Provinsi Lampung, kegiatan penyalaan dilakukan di salah satu rumah penerima manfaat di Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (4/3). Program tersebut mengusung tema “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan”.
Program ini menjadi bentuk kepedulian PLN dalam menghadirkan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera pada momentum bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut juga melibatkan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) yang menyalurkan dana sosial dari pegawai PLN untuk membantu masyarakat mendapatkan sambungan listrik secara gratis.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya sekadar menyediakan layanan kelistrikan.
Melalui kolaborasi dengan YBM PLN, sambungan listrik gratis diberikan kepada 34 keluarga prasejahtera di Provinsi Lampung. Jumlah penerima manfaat tersebut juga berpotensi bertambah hingga 70 keluarga melalui program Pasar Murah Terang Berkah Ramadan 1447 H.
Rizky mengungkapkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir PLN telah menyalakan listrik gratis bagi lebih dari 750 keluarga prasejahtera di wilayah Lampung.
“Bagi penerima manfaat, listrik bukan sekadar penerangan, tetapi menjadi penggerak aktivitas ibadah, mendukung pendidikan anak-anak, hingga mendorong tumbuhnya usaha kecil dan kegiatan produktif keluarga. Inilah makna Light Up The Dream, bukan hanya menyalakan lampu, tetapi menyalakan mimpi dan masa depan,” ujarnya.
Kegiatan penyalaan listrik gratis tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela yang menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses listrik di daerah.
Menurut Jihan, rasio elektrifikasi di Provinsi Lampung saat ini telah mencapai 99,85 persen dengan sekitar 2,6 juta pelanggan yang telah menikmati layanan listrik.
“Ini merupakan capaian yang patut kita syukuri bersama. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Upaya pemerataan akses listrik harus terus dilanjutkan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat energi secara adil dan merata,” ujarnya.
Ia juga menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat kepedulian sosial serta gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui program sambungan listrik gratis ini, kami berharap kualitas hidup masyarakat semakin meningkat. Dari rumah-rumah yang kini mulai terang, semoga lahir generasi Lampung yang cerdas, sehat, dan berdaya saing,” tutupnya.(*)