lisensi

Rabu, 04 Maret 2026, Maret 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-05T05:56:54Z
Polresta Bandar Lampung

Puluhan Polisi Amankan Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkot Bandar Lampung

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) - Sejumlah massa dari LSM LAPAKK dan LSM KAKI menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintahan Kota Bandar Lampung, Jalan Dr. Soesilo, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kamis (5/3/2026) pagi. Aksi dimulai sejak pukul 10.00 WIB.


Sekitar 20 orang massa aksi, tiba di lokasi menggunakan dua unit kendaraan angkutan kota trayek panjang. Setibanya di lokasi, massa langsung menyampaikan aspirasi melalui orasi serta membentangkan sejumlah karton berisi tuntutan.


Dalam aksinya, massa menyuarakan evaluasi terhadap kinerja Kasat Pol PP dan Kepala Dinas Perda Kota Bandar Lampung. Mereka menilai masih banyak salon dan tempat hiburan yang tetap beroperasi selama bulan suci Ramadan.


Selain itu, massa juga mendesak pemerintah untuk mengusut dugaan adanya praktik setoran dari sejumlah tempat hiburan kepada oknum terkait. Massa juga meminta agar dilakukan razia terhadap tempat hiburan seperti salon dan panti pijat yang diduga tetap buka selama Ramadan.


Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan bahwa pihak kepolisian melakukan pengamanan secara maksimal agar kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berjalan dengan aman dan tertib.

“Polresta Bandar Lampung menurunkan sebanyak 65 personel untuk melakukan pengamanan selama kegiatan aksi berlangsung. Pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Agustina Nilawati.


Ia menambahkan, aparat kepolisian juga melakukan pengawalan sejak massa berangkat hingga kegiatan selesai guna menghindari potensi gangguan kamtibmas.

“Kami memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Alhamdulillah aksi berjalan lancar dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam situasi kondusif,” jelasnya.


Setelah menyampaikan aspirasi, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun tindakan yang mengarah pada kericuhan. Polisi juga tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap aman pasca aksi berlangsung.(*)