Advertisement
Bandarlampung (Pikiran Lampung)- Kota Bandarlampung
mengalami banjir yang sangat serius pada Jumat (6/3/2026).
Bahkan, akiban bencana banjir ini, satu anak di Kecamatan
Rajabasa Bandarlampung dilaporkan hilang dan belum ditemukan hingga berita ini
dipublikasikan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota
Bandarlampung mengatakan bahwa hingga kini tim gabungan masih mencari satu
orang korban yang hanyut saat hujan deras mengguyur pada Jumat malam.
"Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran untuk
mencari korban yang hilang. Tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Polri,
TNI dan elemen masyarakat lainnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Bandarlampung
Idham Basyar.
Ia mengatakan, dalam peristiwa banjir tersebut, terdapat
satu orang anak kecil yang terbawa arus air di Kecamatan Rajabasa, yang saat
ini masih dilakukan pencarian.
"Yang sudah pasti itu ada satu anak terbawa arus air
saat hujan deras mengguyur kota ini," kata dia.
Terkait laporan bahwa terdapat korban yang ditemukan
meninggal dunia di Kedamaian, pihaknya masih belum mendapatkan kabar tersebut
dan akan mengeceknya terlebih dahulu.
"Untuk korban meninggal dunia tanpa identitas itu,
nanti kami cek dulu, tapi yang pasti korban (anak) hanyut ada di
Rajabasa," kata dia.
Ia pun menyampaikan bahwa pada hujan lebat yang mengguyur
Kota Bandarlampung selama kurang lebih dua jam telah membuat sejumlah wilayah
terdampak banjir, seperti Kecamatan Labuhan Ratu, Way Halim, Sukabumi, Sukarame
dan Kedamaian.
"Saat ini tim BPBD juga sedang bekerja melakukan
pembersihan dan evakuasi warga," kata dia.
Sebagai informasi, Kota Bandarlampung diguyur hujan deras sejak siang hingga sore hari yang menyebabkan luapan air menggenangi jalan utama kota dan pemukiman di sejumlah wilayah.
(ant/p1)