lisensi

Sabtu, 04 April 2026, April 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-04T15:43:10Z
DaerahLampung Timur

Fenomena Benda Berapi Mirip Rudal Melintas di Langit Lampung Timur, Warga Dibuat Heboh

Advertisement

 


Lampung Timur (Pikiran Lampung) – Warga Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, digegerkan oleh kemunculan benda langit bercahaya yang melintas cepat pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.


Benda tersebut terlihat jelas melintas dari arah barat ke timur, meninggalkan jejak cahaya terang menyerupai ekor api di langit malam. Meski hanya berlangsung beberapa detik, fenomena itu cukup mencuri perhatian dan memicu kehebohan di tengah masyarakat.


Sejumlah warga menyebut bentuk benda tersebut sekilas mirip rudal dengan kobaran api di bagian belakangnya. Cahaya yang ditimbulkan tampak kontras di langit gelap, sehingga mudah terlihat oleh banyak orang di berbagai titik wilayah Pekalongan.


“Terlihat seperti rudal, ada api panjang di belakangnya. Cepat sekali hilangnya,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.


Usai peristiwa itu, warga tampak berkerumun di luar rumah dan saling bertanya mengenai benda yang melintas. Berbagai spekulasi pun bermunculan, mulai dari dugaan rudal atau roket, hingga kemungkinan meteor atau puing antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi.


Fenomena tersebut juga dengan cepat menyebar di media sosial. Sejumlah warga yang berhasil mengabadikan momen itu langsung mengunggah foto dan video singkat, disertai beragam komentar dan dugaan terkait asal-usul benda bercahaya tersebut.



Menanggapi hal itu, pihak Kodim 0429/Lampung Timur melalui Turmudzi menjelaskan bahwa fenomena tersebut diduga merupakan bagian dari aktivitas komet C/2026 A1 (MAPS). Ia menyebut reaksi komet saat melintas dekat matahari memang sulit diprediksi.


“Sejumlah pengamat memperkirakan kondisi tersebut dapat memicu perubahan drastis dan berpotensi menimbulkan fenomena spektakuler di langit,” jelasnya.


Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, hingga saat ini tidak ada laporan dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut. Warga pun diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.