lisensi

Selasa, 28 April 2026, April 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-28T09:34:03Z
Pemprov Lampung

Pemprov Lampung Fokus Tingkatkan Infrastruktur Jalan di Tubaba, Jalur Daya Murni–Gunung Batin Jadi Prioritas

Advertisement


Tulang Bawang Barat (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, terhadap kegiatan preservasi jalan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa (28/04/2026).


Peninjauan tersebut difokuskan pada sejumlah ruas jalan strategis, salah satunya ruas Daya Murni–Gunung Batin yang memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.


Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi bagian penting dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan konektivitas, khususnya di wilayah pedesaan.


“Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp38,5 miliar untuk pembangunan jalan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pembangunan ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai skala prioritas,” ujar Jihan.


Ia menambahkan, pembangunan jalan tidak hanya difokuskan pada perbaikan fisik, tetapi juga harus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga masyarakat.


Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan jalan tidak hanya dilihat dari tingkat kemantapan, tetapi juga dari efisiensi waktu tempuh.


“Jalan yang baik bukan hanya yang mantap secara fisik, tetapi juga mampu mempercepat waktu tempuh. Karena itu, strategi kami adalah memperbaiki kondisi jalan terlebih dahulu, kemudian meningkatkan kapasitas melalui pelebaran,” jelasnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh ruas jalan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan total panjang sekitar 130 kilometer. Namun, tingkat kemantapan jalan masih berada di kisaran 65 persen, lebih rendah dibandingkan Kabupaten Lampung Tengah yang telah mencapai di atas 80 persen.


Menurutnya, salah satu tantangan utama berada di wilayah timur Tulang Bawang Barat, khususnya ruas yang menghubungkan ke Kabupaten Way Kanan, yang memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.


Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi Pemerintah Provinsi Lampung. Pembangunan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.


Meski demikian, ia juga memberikan sejumlah masukan, terutama terkait penanganan kerusakan jalan yang bersifat titik (spot), seperti di kawasan Pasar Mulya Asri yang dinilai membutuhkan konstruksi lebih kuat agar lebih tahan lama.


Selain itu, Bupati menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur, mengingat masih terdapat sejumlah wilayah di Tulang Bawang Barat dengan kondisi jalan yang belum memadai. Ia berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Lampung dapat terus ditingkatkan.


Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi mencakup sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta lingkungan hidup.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, termasuk memperhatikan drainase dan penggunaan jalan sesuai kapasitasnya,” tambahnya.


Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan di Tulang Bawang Barat dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(ary)