lisensi

Senin, 20 April 2026, April 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-20T09:46:35Z
DaerahWakil Bupati Pringsewu Umi Laila

Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Rakor DWP Dan Peringatan Hari Kartini 2026

Advertisement


Pringsewu (Pikiran Lampung) - Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, S.Ag., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor), Halalbilhalal, sekaligus Peringatan Hari Kartini 2026 yang digelar di Aula Utama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Senin (20/4/2026).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pringsewu ini mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Meneladani Semangat Kartini untuk Perempuan Berdaya dan Berakhlak Mulia.” Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus komitmen dalam memperkuat peran perempuan di tengah dinamika pembangunan daerah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penasehat DWP Pringsewu Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas, Ketua DWP Pringsewu Ny. Nisma Andi Purwanto, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Titik Puji Lestari, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Siti Litawati, serta Ketua IKADA Ny. Sita Suherman. Hadir pula sebagai narasumber Wakil Dekan I Fakultas Psikologi Islam UIN Raden Intan, Dr. Rika Damayanti.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Umi Laila menegaskan bahwa Rakor DWP merupakan forum strategis dalam merumuskan program kerja yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia mendorong agar organisasi DWP terus menjadi ruang pembelajaran, pengembangan kapasitas, serta wadah kontribusi sosial yang berkelanjutan.


“Jadikan DWP sebagai tempat untuk terus belajar, berkarya, dan menebar manfaat bagi sesama. Dengan semangat kebersamaan, organisasi ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang mendukung kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, dalam momentum peringatan Hari Kartini, Umi Laila mengajak seluruh anggota DWP untuk meneladani semangat juang Raden Ajeng Kartini sebagai inspirasi menjadi perempuan modern yang berdaya, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.


Menurutnya, penguatan peran perempuan tidak hanya berdampak pada keluarga, tetapi juga menjadi kunci dalam mendorong kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat secara luas. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi perempuan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus ditingkatkan guna mewujudkan Pringsewu yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.(alung)