lisensi

Selasa, 26 Mei 2026, Mei 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-27T06:21:02Z
Kebakaran Bedeng Di Teluk Betung Selatan

Duka di Idul Adha, Kebakaran Hanguskan Lima Bedeng di Teluk Betung Selatan

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Kebakaran melanda kompleks bedeng lima pintu di Jalan Ikan Paus, RT 13, Lingkungan I, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Rabu (27/5/2026) pagi. Peristiwa yang dilaporkan pukul 09.46 WIB tersebut menghanguskan lima unit bedeng dan turut merusak bagian loteng rumah warga di sekitar lokasi.


Proses pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Sedikitnya 37 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api yang menghanguskan bangunan seluas sekitar 15 x 6 meter.


Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Herlina, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian atap bedeng nomor tiga milik Ranta.


“Berdasarkan keterangan Ibu RT (Herlina), diduga api berasal dari korsleting listrik pada bagian atap bedeng nomor tiga atas nama Bapak Ranta, kemudian api menyambar bangunan di sekitarnya. Namun penyelidikan lebih lanjut masih akan dilakukan oleh pihak berwenang,” demikian keterangan dalam laporan petugas.




Kebakaran menyebabkan kerusakan pada lima unit bedeng yang dihuni sejumlah keluarga. Pada bedeng nomor satu milik Erwan (46), bagian atap dilaporkan terbakar dan tembok bangunan runtuh. Meski demikian, barang berharga disebut tidak terdampak. Kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.


Sementara itu, bedeng nomor dua yang dihuni Dewantoro (30) dan keluarga mengalami kerusakan pada sejumlah barang dan dokumen penting. Berkas serta surat berharga, STNK, kunci mobil Agya tahun 2015, televisi, sound system, kulkas, kipas angin, mesin cuci hingga perabot rumah tangga dilaporkan terdampak. Kerugian diperkirakan sekitar Rp25 juta.


Kondisi terparah dialami penghuni bedeng nomor tiga milik Ranta (63). Selain bangunan yang terbakar, sejumlah barang berharga ikut hangus, di antaranya emas sekitar 10 gram, uang tunai Rp3 juta, dokumen penting, televisi, dan kulkas. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.


Api juga merusak bedeng nomor empat milik Indra Fauzi (65) dan Sarwati (53), dengan barang yang terdampak berupa satu unit televisi, dua kulkas, dua kipas angin, satu telepon genggam serta perabot rumah tangga. Nilai kerugian ditaksir Rp25 juta.


Sedangkan bedeng nomor lima yang dihuni Wina (67) dan Samsul (34) mengalami kerusakan pada televisi, kipas angin, kulkas dan perlengkapan rumah tangga lainnya dengan estimasi kerugian sekitar Rp25 juta.


Selain lima unit bedeng, kobaran api juga sempat menyambar bagian loteng rumah milik Amin Supardi (53). Kerugian akibat dampak tersebut diperkirakan sekitar Rp500 ribu.


Beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Untuk mengendalikan kebakaran, petugas mengerahkan sembilan unit armada dari berbagai pos siaga dan Mako Tandean, di antaranya unit Karba Pos Siaga Teluk Betung Selatan, unit supply dari Teluk Betung Utara, Langkapura dan Kedamaian, serta unit Banteng, Macan, Pick Up dan Alkon dari Mako Tandean, termasuk unit Karba Pos Siaga Bumi Waras.


Selama proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 10 tangki air untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang.(Fikar)