lisensi

Kamis, 21 Mei 2026, Mei 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-22T04:58:52Z
Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Lampung 2026

Grand Final Muli Mekhanai Lampung 2026 Digelar Meriah, Gubernur Dorong Generasi Muda Kreatif dan Berbudaya

Advertisement


Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga budaya sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman pada ajang Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Radisson Lampung Kedaton, Kamis (21/5/2026) malam.


Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Firsada, menghadiri langsung malam puncak pemilihan tersebut dan membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung. Dalam sambutannya, pemerintah menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para finalis yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.


Menurut Gubernur, ajang Muli Mekhanai bukan hanya sekadar kompetisi penampilan dan intelektualitas, tetapi menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter serta kepemimpinan generasi muda Lampung.


“Bagi saya, ajang Muli Mekhanai ini adalah wadah sejati bagi generasi muda untuk menunjukkan kualitas diri mereka yang sebenarnya. Cerdas dan pandai berbicara memang penting, namun karakter yang kuat, wawasan budaya, kepedulian sosial, serta kemampuan membaca perkembangan zaman menjadi hal utama,” ujar M. Firsada saat membacakan sambutan Gubernur.


Ia menegaskan, para finalis harus mampu menjadi representasi pemuda modern yang adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Lampung, khususnya falsafah hidup masyarakat Lampung seperti Piil Pesenggiri dan Nemui Nyimah.


“Anak muda Lampung harus percaya diri dan berani bermimpi besar. Jadilah generasi yang kreatif, inovatif, serta melek teknologi,” tegasnya.


Selain itu, para finalis juga diharapkan dapat menjadi duta promosi daerah yang aktif memperkenalkan potensi Lampung melalui pendekatan kreatif dan pemanfaatan media sosial secara positif.


“Manfaatkan media sosial untuk menyampaikan cerita menarik tentang daerah kita. Tunjukkan bahwa Lampung merupakan daerah yang aman, nyaman, ramah, dan memiliki banyak peluang,” lanjutnya.


Pemerintah Provinsi Lampung juga berharap ajang Pemilihan Muli Mekhanai terus melahirkan generasi muda yang profesional, berintegritas, dan mampu membawa nama Lampung hingga tingkat nasional maupun internasional.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, menjelaskan bahwa pemilihan tahun ini diikuti 45 finalis terbaik yang terdiri atas 22 peserta Muli dan 22 peserta Mekhanai, setelah satu peserta Mekhanai mengundurkan diri karena alasan pribadi.


Seluruh peserta merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung yang telah melalui proses seleksi ketat sejak pendaftaran dibuka pada 1 April 2026.


Selama masa karantina, para finalis mendapatkan berbagai pembekalan mulai dari materi kepariwisataan dan budaya Lampung, public speaking, personal branding, kewirausahaan, etika kepribadian, hingga edukasi keamanan penggunaan kosmetik dan obat-obatan.


Setelah melewati seluruh tahapan penilaian, gelar Muli Provinsi Lampung 2026 berhasil diraih Maura Cantyqa Candra asal Lampung Selatan, sementara gelar Mekhanai Provinsi Lampung 2026 diraih Muhammad Davito Winarta asal Lampung Timur.


Untuk kategori Muli, posisi runner-up diraih oleh Ayu Rexy Dian dari Pesawaran sebagai Runner-up 1, Ananda Kavoena Cleoputri dari Bandar Lampung sebagai Runner-up 2, Nikita Sasikirana dari Tulang Bawang sebagai Runner-up 3, dan Zahra Artha Mei Via dari Bandar Lampung sebagai Runner-up 4.


Sementara pada kategori Mekhanai, Runner-up 1 diraih Yoglendy Joshbert D.T asal Bandar Lampung, Runner-up 2 diraih Rizky Nanda Febrio Adha dari Lampung Selatan, Runner-up 3 diraih Firazh Abraham dari Tulang Bawang, serta Runner-up 4 diraih Ahmad Fatih Fauzan dari Lampung Utara.(shine anju)