lisensi

Kamis, 21 Mei 2026, Mei 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-22T05:59:24Z
DaerahHukumWay Kanan

Mapas, ASN Way Kanan Diduga 'Mainkan' Absensi, Anggaran Pemkab Berpotensi 'Bocor Alus'

Advertisement

 


Way Kanan (Pikiran Lampung)--- Sistem absensi elektronik milik Pemerintah Kabupaten Way Kanan diduga bermasalah dan berpotensi disalahgunakan oleh oknum ASN untuk mendapatkan tunjangan penuh meski tidak berada di tempat kerja saat jam dinas berlangsung.


Hal ini juga berpotensi merugkan keunagan negara dengan membayar gaji pegwai semnatara yang bersangkutan tidak hadir. Di lihat dari indikasi masalah yang cukup serius, potensi kebocoran anggaran sangat besar. 


Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah pejabat dan ASN di beberapa dinas disebut tercatat hadir dalam sistem absensi, namun kenyataannya tidak berada di ruang kerja ketika dilakukan pengecekan langsung.


Fenomena ini menjadi sorotan setelah adanya pernyataan dari Kepala Badan Kesbangpol Way Kanan yang mengakui bawahannya tetap tercatat hadir dalam absensi, namun kerap tidak berada di kantor saat jam kerja berlangsung. Selain itu, salah satu Kepala Bidang di salah satu dinas juga mengungkapkan bahwa praktik “akali absensi” diduga sudah menjadi rahasia umum di lingkungan ASN Way Kanan.


Akibat dugaan penyalahgunaan sistem tersebut, negara dinilai berpotensi mengalami kerugian karena tunjangan kinerja tetap dibayarkan secara penuh kepada ASN yang diduga tidak menjalankan tugas secara maksimal.


Menanggapi ini, Sejumlah warga  meminta Bupati Way Kanan segera mengevaluasi total sistem absensi yang digunakan agar tidak menjadi celah bagi oknum ASN untuk memanipulasi kehadiran.


“Dari pernyataan Kaban Kesbangpol dan pengakuan salah satu Kabid menyatakan ASN hadir sesuai absensinya, tapi kenyataannya menurut rekan kerja mereka jarang berada di kantor. Bahkan ada pengakuan banyak ASN mengakali absensi agar tetap mendapatkan tunjangan penuh,” harap Alpian Warga Baradatu, Jumat (22/5/2026). 


Menurutnya, sistem absensi seharusnya menjadi alat penegakan disiplin ASN, bukan malah dimanfaatkan untuk mengelabui pengawasan.


“Kami berharap Bupati Way Kanan dapat meninjau ulang sistem absensi yang ada karena diduga sudah disalahgunakan oknum tertentu agar terlihat selalu hadir,” lanjutnya.


Kini publik menunggu langkah tegas Pemerintah Daerah Way Kanan untuk memastikan disiplin ASN benar-benar berjalan dan tidak merugikan keuangan negara.(Maria)