lisensi

Jumat, 15 Mei 2026, Mei 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-16T04:22:44Z
"Nemui Nyimmah”Pemprov LampungSeruitUniversitas Gajah mada

Jamuan “Nemui Nyimmah”, Pemprov Lampung Tawarkan Nyeruwit dan Kerja Sama Singkong Ke UGM

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) -  Suasana hangat penuh nuansa budaya mewarnai acara jamuan makan malam dan ramah tamah “Nemui Nyimmah” yang digelar di Mahan Agung, Bandarlampung, Jumat (15/5/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Lampung tak hanya memperkenalkan adat dan keramahan daerah, tetapi juga mempromosikan kuliner khas Lampung, nyeruwit, kepada rombongan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama).


Melalui sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Lampung Yanyan Ruchyansyah, para tamu diminta untuk tidak meninggalkan Lampung sebelum mencicipi sajian khas tersebut.

“Bapak-ibu sekalian sudah nyeruwit belum? Kalau belum, pokoknya jangan pulang dulu sebelum nyeruwit,” ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya.


Selain memperkenalkan kuliner tradisional, Gubernur juga menyoroti potensi besar komoditas singkong di Lampung yang dinilai perlu didorong melalui pengembangan hilirisasi industri.


Menurutnya, Provinsi Lampung saat ini menjadi salah satu pemasok utama tapioka nasional dengan kontribusi mencapai sekitar 70 persen. Karena itu, diperlukan langkah strategis agar komoditas singkong memiliki nilai tambah lebih tinggi dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sekitar 70 persen tapioka nasional asalnya dari Lampung. Kita ingin singkong Lampung naik kelas,” katanya.


Pemprov Lampung, lanjutnya, kini sedang mempersiapkan pembentukan National Cassava Center sebagai pusat pengembangan singkong nasional. Program tersebut diharapkan menjadi wadah penguatan riset, inovasi, dan teknologi berbasis singkong di masa mendatang.


Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov Lampung berharap dapat menjalin kolaborasi dengan UGM, khususnya dalam pengembangan penelitian dan penerapan teknologi hilirisasi singkong.

“Untuk hal ini, Lampung sangat mengharapkan kolaborasi dengan UGM,” ujarnya.


Menanggapi harapan tersebut, Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Ova Emilia menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pengembangan komoditas singkong di Lampung melalui berbagai hasil penelitian yang telah dimiliki kampus tersebut.

“Soal singkong, UGM memiliki banyak hasil riset dan teknologi yang bisa diterapkan untuk hilirisasi singkong,” kata Prof Ova Emilia.


Acara “Nemui Nyimmah” menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tayuhan Kagama Lampung 2026 yang turut diisi seminar pembangunan desa dan pelantikan Ketua Umum Kagama Lampung. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Kagama Lampung Qudrotul Ikhwan, Sekjen PP Kagama yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, serta keluarga besar alumni UGM di Provinsi Lampung.(*)