lisensi

Senin, 04 Mei 2026, Mei 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-05T04:32:38Z
Bandar LampungPERTI Provinsi Lampung

Milad ke-98 PERTI Jadi Momentum Perkuat Tradisi dan Peran Strategis di Era Modern

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Peringatan Milad ke-98 Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) menjadi titik refleksi sekaligus langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.


Ketua PERTI Provinsi Lampung, Firmansyah Y. Alfian, menegaskan bahwa menjaga tradisi bukanlah hal yang bertentangan dengan kemajuan. Justru, menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan para pendiri organisasi menjadi fondasi penting untuk melangkah ke masa depan.


“Tradisi bukan penghalang, melainkan pijakan. Menggenggam erat tradisi adalah dasar kita, sementara melangkah maju adalah keharusan,” ujarnya.


Ia menambahkan, generasi muda Lampung perlu dibekali pendidikan yang kuat berbasis nilai-nilai Islam, namun tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan arus globalisasi. PERTI, kata dia, memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter bangsa melalui pendidikan (tarbiyah), dakwah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.


Perayaan Milad ke-98 PERTI yang digelar secara nasional ini juga menghadirkan tokoh-tokoh penting, di antaranya Abdul Somad yang dijadwalkan menyampaikan khutbah milad bertema “Melanjutkan Perjuangan Syech Sulaiman Ar-Rasuli untuk Negeri”. Kehadiran tokoh nasional tersebut memperkuat posisi PERTI dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia.


Firmansyah, yang akrab disapa Buya, juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memperluas kontribusi organisasi.

“Kami membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil agar PERTI semakin memberikan dampak nyata bagi Lampung dan Indonesia,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris PERTI Provinsi Lampung, Muprihan Thaib, menilai bahwa peran PERTI tidak hanya terbatas pada menjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga harus hadir dalam proses pembangunan bangsa.

“PERTI diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif di tengah masyarakat,” ujarnya.


Rangkaian peringatan Milad ke-98 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui platform daring, dimulai pukul 18.30 WIB. Kegiatan diisi dengan pembacaan puisi, penayangan perjalanan sejarah PERTI sejak berdiri pada 1928, hingga pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi.


Muprihan berharap momentum menuju satu abad PERTI dapat menjadi tonggak penting untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga persatuan umat dan berkontribusi lebih besar bagi pembangunan bangsa.


“Semoga PERTI terus diberi kekuatan dalam menjalankan amanahnya dan semakin aktif dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berakhlak,” pungkasnya.(bila)