lisensi

Senin, 04 Mei 2026, Mei 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-05T04:28:50Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Terima Kunjungan Tim SCCR Indonesia, Jajaki Kerjasama Teknologi Kedokteran dan Bioteknologi.

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung mulai memperluas langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dengan menjajaki kerja sama di bidang teknologi kedokteran dan bioteknologi. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Stem Cell and Cancer Research Indonesia dan Agung Putra University.


Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka saat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menerima kunjungan tim SCCR Indonesia di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (5/5/2026).


Dalam pertemuan itu, Marindo menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menilai penguatan kapasitas generasi muda, khususnya di bidang sains dan teknologi seperti bioteknologi dan biomedis, sangat penting dalam menghadapi tantangan masa depan.


“Pemprov Lampung berkomitmen mendorong lahirnya talenta-talenta unggul di sektor kesehatan dan teknologi. Kami ingin generasi muda Lampung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam perkembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.


Sebagai langkah konkret, Pemprov Lampung berencana menyiapkan program beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi, terutama dari kalangan kurang mampu. Program ini akan membuka kesempatan bagi mereka untuk menempuh pendidikan di Agung Putra University melalui kolaborasi dengan SCCR Indonesia.


Menurut Marindo, inisiatif tersebut bukan sekadar memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam mencetak tenaga ahli yang mampu berkontribusi pada sektor kesehatan modern.


Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi stem cell sebagai salah satu inovasi medis yang berkembang pesat dalam penanganan berbagai penyakit degeneratif. Pengembangan teknologi ini, kata dia, membutuhkan SDM yang kompeten dan terlatih.


“Ke depan, kami berharap putra-putri Lampung dapat terlibat langsung dalam pengembangan teknologi ini, sehingga mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan layanan kesehatan nasional,” tambahnya.


Untuk memastikan tepat sasaran, proses seleksi peserta program akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, dengan prioritas pada pelajar berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki motivasi belajar tinggi.


Melalui kolaborasi ini, Pemprov Lampung berharap dapat membangun fondasi kuat bagi lahirnya generasi peneliti dan tenaga medis unggul, sekaligus meningkatkan daya saing daerah di bidang kesehatan dan teknologi.(shine anju)