Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Pelantikan enam pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung pada Selasa (4/5/2026) menuai sorotan tajam dari masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pengisian jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung.
Penunjukan Mirza Irawan Dwi Atmaja sebagai Kepala BPKAD dinilai mengejutkan berbagai pihak. Pasalnya, ia sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan belum memiliki pengalaman di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Aliansi Tunas Lampung, organisasi masyarakat yang fokus pada kebijakan publik, turut mengkritisi keputusan tersebut. Pembina Aliansi Tunas Lampung, Yusantri, menyebut kemunculan nama Mirza sebagai Kepala BPKAD terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
“Setelah hampir satu tahun jabatan ini hanya diisi oleh pelaksana tugas, tentu publik berharap posisi strategis seperti Kepala BPKAD diisi oleh ASN yang benar-benar kompeten dan berpengalaman, apalagi di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini,” ujar Yusantri, rabu (05/05/2026).
Sorotan semakin menguat lantaran Mirza Irawan disebut tidak termasuk dalam peserta seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang sebelumnya digelar oleh Pemprov Lampung. Kondisi ini memicu dugaan adanya ketidakwajaran dalam proses penunjukan.
Sejumlah masyarakat juga mempertanyakan transparansi dan mekanisme pengisian jabatan tersebut, mengingat peran BPKAD sangat vital dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kalau memang tidak melalui seleksi terbuka, publik wajar bertanya. Jangan sampai ada kesan penunjukan ini tidak transparan,” ujar salah seorang warga Bandar Lampung.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi melantik enam pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Lampung.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Ir. Bani Ispriyanto, MM yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Ir. Liza Derni, MM yang beralih menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Selain itu, Desti Arisandi, SP., MM dipercaya sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Ir. Toni Ferdinand Syah, ST., MT menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Asrul Tristianto, ST., MT yang kini mengisi jabatan Kepala Bidang Mineral dan Batubara pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung.(red)