lisensi

Selasa, 26 Mei 2026, Mei 26, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-27T10:33:57Z
Sekdaprov Lampung Marindo KurniawanShalat Idul Adha

Sekdaprov Marindo Shalat Idul Adha Di Masjid Al Bakrie, Sampaikan Semangat Berbagi dan Kebersamaan

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pelaksanaan Shalat Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung, Rabu (27/05/2026). Ibadah Hari Raya Kurban tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri puluhan ribu jemaah dari berbagai wilayah di Bandar Lampung dan sekitarnya.


Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati kawasan Masjid Raya Al-Bakrie untuk mengikuti rangkaian ibadah Iduladha. Jemaah tidak hanya memenuhi ruang utama masjid, tetapi juga meluber hingga ke halaman dan pelataran luar. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema mengiringi pelaksanaan salat yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.


Dalam kesempatan itu, Marindo Kurniawan mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, semangat berkurban harus diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu sesama.



Ia mengatakan, nilai-nilai Iduladha sangat relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat Lampung yang selama ini dikenal memiliki semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang kuat.


“Melalui momentum Hari Raya Kurban ini, kita ingin memperkuat persaudaraan, menjaga harmoni sosial, dan bersama-sama membangun Lampung yang lebih maju serta sejahtera,” katanya.


Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam pelaksanaan ibadah tersebut, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.


Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, persatuan, dan semangat berbagi.



“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat berbagi melalui ibadah kurban harus menjadi energi bersama untuk membangun masyarakat Lampung yang lebih peduli, kuat, dan sejahtera,” ujar Mirza.


"Makna kurban tidak hanya diwujudkan melalui penyembelihan hewan, tetapi juga pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kepentingan masyarakat. Semangat Iduladha harus menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik dan bekerja dengan penuh integritas bagi kemajuan Provinsi Lampung.”tambahnya.


Pelaksanaan Shalat Iduladha dipimpin oleh Drs. H. Ahmad Rafiudin Mahfudz selaku imam, sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag.


Dalam khutbahnya, Prof. Moh. Mukri menegaskan bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, tetapi momentum meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan.


“Nilai kurban tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata, tetapi bagaimana kita mampu mengorbankan ego, kepentingan pribadi, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.


Menurutnya, implementasi nilai Iduladha sangat relevan bagi masyarakat Provinsi Lampung yang memiliki karakter gotong royong dan kebersamaan yang kuat. Semangat berbagi melalui distribusi daging kurban dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dari makna Hari Raya Kurban.


“Di Lampung, nilai-nilai Iduladha harus diwujudkan dalam kepedulian sosial, memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, dan membangun budaya saling membantu. Itulah esensi kurban yang sesungguhnya,” tuturnya.


Pelaksanaan Shalat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Bakrie berlangsung lancar, aman, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Lampung dalam menyambut Hari Raya Kurban.(Rahmadi)