lisensi

Sabtu, 16 Mei 2026, Mei 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-16T08:40:58Z
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan

Sekdaprov Marindo Hadiri Vicon Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Tegaskan Dukungan Pemprov Dengan Penyediaan Aset

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan menghadiri kegiatan Video Conference (Vicon) Peresmian dan Launching 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sabtu (16/5/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di kawasan PKOR Way Halim, Kota Bandar Lampung itu merupakan agenda nasional yang digelar secara serentak melalui sambungan virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.


Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak pembangunan ekonomi masyarakat.



Dalam keterangannya, Marindo Kurniawan mengatakan Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih, termasuk salah satu titik yang berada di Provinsi Lampung.

“Di Provinsi Lampung ini salah satunya berada di Kota Bandar Lampung. Lokasinya berada di Way Halim dan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Marindo.


Ia menjelaskan, Pemprov Lampung bersama TNI, khususnya jajaran Kodam XXI/Radin Inten dan Korem 043/Gatam, sebelumnya telah melakukan inventarisasi aset pemerintah daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembentukan koperasi tersebut.


Menurutnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih dengan memanfaatkan aset-aset pemerintah provinsi yang belum digunakan secara optimal.


“Pak Gubernur mendorong percepatan pembangunan dan mendukung TNI agar Koperasi Merah Putih segera berdiri dengan memanfaatkan aset-aset pemerintah provinsi yang saat ini belum digunakan secara utuh,” ujarnya.



Marindo mengungkapkan, berdasarkan data sementara, saat ini telah berdiri sekitar 345 unit Koperasi Merah Putih di Lampung. Jumlah tersebut disebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa.

“Data terakhir ada sekitar 345 unit berdiri di Lampung dan ini merupakan yang terbanyak setelah Pulau Jawa,” jelasnya.


Ia menambahkan, berbagai unit usaha yang akan dijalankan dalam Koperasi Merah Putih meliputi gerai apotek, layanan kesehatan, distribusi gas LPG, pembayaran listrik PLN, hingga bisnis kebutuhan pokok seperti beras, jagung dan telur.


“Selama ini kami bersama TNI memastikan koperasi ini berdiri dengan cepat. Pemerintah provinsi juga membuka peluang pemanfaatan aset baik milik provinsi maupun kabupaten/kota yang belum digunakan agar bisa dimanfaatkan untuk Koperasi Desa Merah Putih,” pungkasnya.(salsabila)