Advertisement
Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Merawat dan membentangkan budaya serta nilai Islami untuk semua generasi terus diperkuat oleh jajaran Keluarga Besar Hi. Ahmad, yang berasal dari Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat Lampung Utara.
Hal ini yang jadi landasan kokoh kegiatan silaturahmi Keluarga Besar Haji Ahmad, Ahad (21/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi antar keturunan keluarga besar sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Silaturahmi kali ini digelar di kediaman Ketua Keluarga Besar Haji Ahmad, Hersoli Rizwan.
Selain sebagai ajang berkumpul dan mempererat hubungan keluarga, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Dengan harapan, semoga di tahun baru 1448 hijrah ini, seluruh keluarga Besar Hi Ahmad serta seluruh umat islam mendapat keberkahan, kebaikan, rezeki, serta umur panjang nan berkah.
Dalam setiap pertemuan silaturahmi, nilai budaya dan islami selalu dibentangkan jadi menu utama.
Baik, itu budaya bahasa, makanan serta hal lainnya yang selalu berlandaskan syariat Islam serta budaya Indonesia, khususnya Lampung.
Contohnya, bahasa Lampung tetap jadi pedomanan komunikasi pada setiap pertemuan keluarga besar Hi. Ahmad. Budaya Nanjar seperah andak, nyeruit balak serta sambel limau juga disajikan.
Budaya islami yang diketengahkan atau dibentangkan adalah, silatuhami, doa bersama serta tata cara yang muda ketikaa bertemu yang tua.
Pada kesempatan ini, hadir dalam siaturahmi, penasehat Keluarga besar Hi.Ahmad, Drs.H. Bustami, M.Pd, Herlan Efendi, Nasution, Edwar dan Idahar, serta jajaran tetua atau penyimbang lainnya.
Dalam sambutannya, dengan mengunakan Bahasa Lampung Abung serta Menggala, Hersoli Rizwan selaku tuan rumah sekaligus Ketua Keluarga Besar Haji Ahmad menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh keluarga besar yang hadir.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan, tempat, maupun hidangan yang disuguhkan masih terdapat kekurangan.
“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh keluarga besar Haji Ahmad. Suatu kehormatan bagi kami dapat menerima dan berkumpul bersama dalam suasana penuh kekeluargaan seperti ini,” ujar Hersoli, gelar Ratu Temindak dalam bahasa Lampung Abung.
Ia mengatakan, pertemuan silaturahmi tersebut memiliki makna lebih besar sebagai wadah mempererat hubungan antaranggota keluarga yang kini tersebar di berbagai daerah.
“Silaurahmi ini, jadi wadah kita terus menjaga ikatan keluarga, saling mengenal antar generasi, serta memperkuat kebersamaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita,” tambahnya.
Menurut Hersoli, keluarga besar Haji Ahmad memiliki sejarah dan nilai perjuangan yang perlu terus dijaga. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkokoh persatuan keluarga sekaligus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat.
Selain mempererat hubungan kekeluargaan, kegiatan arisan ini juga menjadi bagian dari komitmen Keluarga Besar Haji Ahmad untuk terus mendukung berbagai program pemerintah serta berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan masyarakat Lampung.
Sebab, keluarga besar Hi Ahmad tersebar di Seluruh wilayah Provinsi Lampung, seperti Lampung Utara, Way Kanan, Tulangbawang, Lapung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan serta Lampung Barat dan Pesawaran, sebagian besar di Kota Bandarlampung dan Jabodetabek.
Diketahui, Haji Ahmad merupakan salah satu tokoh ulama besar di yang berasal dari Serambi Mekah, Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam, khususnya daerah Gayo.
Pada masa kolonial, kiprah dan perjuangannya meninggalkan warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Lampung.
Jejak keluarga besar Haji Ahmad kini telah tersebar tidak hanya di seluruh wilayah Lampung, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah keturunannya diketahui berkiprah di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, TNI, dan Polri.
Dalam kepengurusan arisan keluarga besar tersebut, Hersoli Rizwan dipercaya sebagai Ketua Arisan, Saepudin, S.Pd sebagai Sekretaris, serta Drs. H. Bustami, M.Pd sebagai Pembina. Mereka berharap kegiatan rutin ini dapat terus berjalan sebagai sarana menjaga hubungan kekeluargaan antar generasi.
Kegiatan ditutup dengan makan siang bersama yang dilanjutkan dengan sesi foto keluarga. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus dan akan bertempat di kediaman Herlan Efendi di Lampung Utara.(Salsabila/Alung/Madi)