lisensi

Selasa, 16 Juni 2026, Juni 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-16T14:55:37Z
DaerahKecelakaan Tiga Truk Di Jalinsum Lampung Selatan

Dua Sopir Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Tiga Truk Boks di Jalinsum Lampung Selatan

Advertisement

 


Lampung Selatan (Pikiran Lampung) – Kecelakaan maut yang melibatkan tiga truk boks terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Dusun Buring, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (16/6/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua pengemudi meninggal dunia setelah kabin kendaraan yang mereka kemudikan mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.


Peristiwa nahas itu diduga dipicu oleh sebuah truk boks yang melaju dari arah Pelabuhan Bakauheni menuju Bandar Lampung. Saat melintasi ruas jalan menurun, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga kehilangan kendali.


Truk yang tidak terkendali kemudian menghantam dua truk boks lain yang berada di depannya. Kerasnya benturan menyebabkan bagian depan ketiga kendaraan ringsek dan mengalami kerusakan berat.


Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan muatan berupa paket ekspedisi yang diangkut salah satu truk berhamburan dan berserakan di sekitar lokasi kejadian.


Alan, warga yang berada di lokasi, mengaku melihat truk dari arah Bakauheni melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum menabrak kendaraan di depannya.

“Truk dari arah Bakauheni melaju kencang lalu menabrak kendaraan di depannya. Diduga remnya tidak berfungsi,” ujar Alan.


Akibat insiden tersebut, dua sopir truk tewas di tempat karena terjepit di dalam kabin yang hancur. Salah satu korban telah diketahui identitasnya, yakni Muhamad Soleh, sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh petugas.


Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan, Aiptu Jayamudin, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat.


“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut,” kata Jayamudin.


Kecelakaan sempat menyebabkan kemacetan dan perlambatan arus kendaraan di Jalinsum. Namun, setelah proses evakuasi yang melibatkan personel kepolisian dan TNI selesai dilakukan, kondisi lalu lintas berangsur kembali normal.(mario)