lisensi

Rabu, 17 Juni 2026, Juni 17, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-17T14:24:40Z
Damkarmat Kota Bandar LampungKebakaran di Way Gubak Kecamatan Sukabumi

Kebakaran di Way Gubak Hanguskan Dua Kamar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Sebuah rumah permanen milik warga di Jalan Teluk Ratai, RT 006, Lingkungan I, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, mengalami kebakaran pada Rabu (17/6/2026) sore. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan dua kamar beserta sejumlah barang berharga milik pemilik rumah.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 15.00 WIB dan langsung mengerahkan personel serta armada ke lokasi untuk melakukan pemadaman.


"Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 15.00 WIB. Sebanyak 14 personel bersama tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi," ujar Anthoni Irawan.


Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 16.00 WIB. Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan dua tangki air untuk menjinakkan kobaran api yang membakar sebagian bangunan rumah.


Berdasarkan data Damkarmat Kota Bandar Lampung, bagian rumah yang terbakar memiliki luas sekitar 2,5 meter x 2,5 meter. Adapun barang-barang yang hangus terbakar meliputi satu unit springbed, kasur kapuk, lemari pakaian beserta pakaian di dalamnya, serta perangkat sound system.


Menurut keterangan pemilik rumah, Salma (75), kebakaran diduga bermula dari korsleting pada instalasi listrik yang berada di bagian plafon kamar. Percikan api kemudian menyambar rangka atap rumah dan dengan cepat menjalar hingga membakar dua kamar.


"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada instalasi di plafon kamar. Percikan api yang muncul kemudian menyebar ke rangka atap dan menyebabkan dua kamar terbakar. Namun demikian, penyebab pasti masih akan ditindaklanjuti dan diselidiki oleh pihak berwenang," kata Anthoni.


Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.


Petugas memastikan situasi telah aman dan terkendali setelah proses pendinginan selesai dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru di lokasi kejadian.(fikar)