lisensi

Jumat, 05 Juni 2026, Juni 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-06T02:12:29Z
FIFA Matchday Indonesia Vs OmanOlahraga

Malam Bersejarah di GBK, Mathew Baker Pecahkan Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia

Advertisement

 


Jakarta (Pikiran Lampung) – Kemenangan Timnas Indonesia atas Oman tidak hanya menghadirkan hasil positif bagi skuad Garuda, tetapi juga melahirkan sebuah catatan sejarah baru. Bek muda Mathew Baker resmi menjadi pemain termuda yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior saat tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB.


Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 3-0 untuk Indonesia itu, tiga gol Garuda dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Penampilan gemilang kiper Emil Audero yang sukses menggagalkan tendangan penalti Oman juga membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match.


Di tengah dominasi Indonesia, pelatih John Herdman memberikan kesempatan kepada Mathew Baker untuk mencicipi atmosfer pertandingan internasional level senior. Pemain keturunan Indonesia-Australia tersebut masuk pada menit ke-80 menggantikan Rizky Ridho.


Baker yang saat ini memperkuat Melbourne City langsung menempati posisi bek tengah kiri dalam skema tiga bek. Ia bermain bersama Elkan Baggott dan Kevin Diks untuk menjaga lini pertahanan Indonesia hingga pertandingan usai.


Meski hanya mendapat waktu bermain sekitar 10 menit, kehadiran Baker di lapangan langsung mengukir sejarah. Saat menjalani debutnya, pemain kelahiran Melbourne, 13 Mei 2009, itu berusia 17 tahun 23 hari.


Usia tersebut membuat Baker memecahkan rekor pemain termuda yang pernah menjalani debut di Timnas Indonesia senior. Rekor sebelumnya dipegang Arkhan Kaka yang tampil perdana pada usia 17 tahun 3 bulan 7 hari saat dimainkan Shin Tae-yong dalam laga melawan Myanmar pada Piala AFF 2024.


Tak hanya melampaui Arkhan Kaka, Baker juga menggeser sejumlah nama muda lainnya yang pernah mencatat debut pada usia belia, seperti Ronaldo Kwateh yang tampil pada usia 17 tahun 3 bulan 8 hari, Marselino Ferdinan pada usia 17 tahun 4 bulan 18 hari, serta Asnawi Mangkualam saat berusia 17 tahun 5 bulan 17 hari.


Secara statistik, kontribusi Baker memang belum terlalu menonjol karena waktu bermain yang terbatas. Selama berada di lapangan, ia tercatat menyelesaikan empat umpan sukses dan membantu menjaga keunggulan Indonesia hingga peluit panjang berbunyi.


Meski demikian, debut bersejarah tersebut menjadi sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia. Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman bermain di Australia, Mathew Baker dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pilar penting skuad Garuda di masa mendatang.(*)